Ribuan Personel Polda Sulsel Siap Amankan PSBB Makassar

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Polda Sulsel menyiapkan 810 personel Polrestabes Makassar dan 390 personil dari Satker Polda Sulsel bersama unsur TNI dan Pemda telah disiapkan untuk mengamankan penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar, pekan depan.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol Ibrahim Tompo, melalui rilisnya yang diterima MAKASSARCHANNEL, Minggu (19/4/2020), mengatakan, pihak Kepolisian sudah mempersiapkan beberapa langkah teknis untuk mendukung tim gugus tugas mengamankan penerapan PSBB di Makassar.

Langkah teknis yang dimaksud Ibrahim Tompo antara lain berupa pemberlakukan sistem pengamanan (sispam) kota dengan melakukan pola preventif dan represif berupa pembuatan dan penjagaan pada pos-pos di beberapa wilayah dan penggal-penggal jalan untuk membatasi gerak masyarakat.

Selain itu, lanjutnya, akan dilaksanakan juga giat patroli dan pengecekan terhadap pembatasan kegiatan-kegiatan masyarakat sesuai aturan PSBB / PMK No.9/2020 tentang Pedoman Pelaksanaan PSBB.

Ditambahkan pula bahwa selain pelibatan personel Polda Sulsel , pengamanan PSBB di Kota Makassar juga melibatkan unsur TNI dan Pemerintah Kota Makasar

Berita Terkait :
Kapolda Sulsel Serahkan 1000 Alat Rapid Tes Covid-19 ke PMI dan IDI Makassar

“Polda Sulsel menyiapkan ribuan personel guna mengamankan seluruh wilayah Kota Makassar. Selain dari unsur kepolisan juga disiapkan ratusan personel pengamanan dari TNI dan Pemda,” kata Ibahim Tompo.

Ribuan personel Polda Susel bersama TNI dan Pemkot itu, lanjut Ibrahim Tompo, akan diturunkan untuk melakukan penertiban bagi warga yang masih melanggar aturan PSBB. Hanya saja, penertiban itu akan tetap dilakukan secara humanis.

“Ya, kepada masyarakat Makassar, kami imbau agar menaati aturan pelaksanaa PSBB ini. Kami juga sampaikan bagi yang melanggar penerapan PSBB Ini, Sesuai Protokol Kesehatan dan
Aturan Karantina Kesehatan No 6 /2018, akan diproses pidana,” tegas Ibrahim Tompo.

Kendati demikian, Kombes Ibrahim Tompo berharap masyarakat bisa memahami kondisi ini dan meminta dukungan seluruh lapisan masyarakat agar proses ini berjalan baik, efektif, dan efisien, demi kepentingan bersama. (kin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *