Tujuh Pintu Masuk Makassar Dijaga Ketat

Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb memantau mobilitas orang masuk dan keluar Makasar di Posko Covid-19 Barombong, Sabtu (4/4/2020). Setiap orang yang melintas diperiksa tubuhnya. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Pemerintah Kota Makassar melakukan pengawasan secara ketat terhadap pergerakan orang masuk dan keluar ke Kota Makassar di tujuh jalur darat masuk ibu kota Provinsi Sulawesi Selatan ini.

Wilayah perlintasan yang diawasi adalah perbatasan Maros – Makassar di Jl Perintis Kemerdekaan, Jl Hertasning perbatasan Makassar – Gowa. Jl Sultan Alauddin perbatasan Makasar – Gowa, Jl Poros Barombong-Tamalate perbatasan Makassar – Takalar, Terminal Mallengkeri, Terminal Daya, serta Dermaga Kayu Bangkoa.

Penjagaan ketat di perbatasan itu dilakukan secara terpadu oleh Dinas Perhubungan Kota Makassar bersama BPBD, Dinas Kesehatan, dan Satpol PP Kota Makassar.

Suhu tubuh setiap orang yang hendak melintas masuk atau keluar wilayah Makassar dipemeriksa menggunakan alat thermo scan infrared serta penyemprotan disinfektan terhadap seluruh kendaraan yang mereka kendarai.

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb mengatakan, pemeriksaan seketat itu dilakukan untuk mengecek dan memastikan orang yang masuk maupun yang keluar dalam kondisi sehat.

Berita Terkait :
Hadapi Covid-19, Sulawesi Isolasi Terbatas

“Kami lakukan pengecekan suhu badan. Jika ada yang panasnya di atas normal, kita langsung lakukan pemeriksaan sesuai SOP,” kata Iqbal Suhaeb, saat memantau di Posko Covid-19 Barombong, Sabtu (4/4/2020).

“Di setiap perbatasan, kami siapkan tim medis untuk lakukan pemeriksaan kesehatan terhadap pengendara yang memiliki suhu badan di atas normal,” katanya.

Dalam pemantauan itu, Iqbal ikut menghentkan kendaraan yang melintas dan melakukan pengecekan suhu badan kepada seluruh penumpang kendaraan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *