WHO Tak Rekomendasi Tubuh Disemprot Disinfektan

Sejak Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah mengumumkan ada warga Makassar yang meninggal karena positif Virus Corona, Pemerintah Kota Makassar melakukan penyemprotan disinfektan di sejumlah titik di Kota Makassar. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Sejak Virus Corona masuk ke Indonesia, disinfektan menjadi salah satu barang yang ditemukan di banyak tempat. Bahkan, belakangan ini banyak ditemukan bilik atau chamber disinsfektan untuk penyemprotan ke seluruh tubuh.

Pertanyaannya adalah, apakah keberadaan bilik untuk penyemprotan langsung disinsfektan ke tubuh itu aman bagi manusia? WHO Indonesia melalui akun resminya di media sosial menyarankan agar tidak dilakukan.

Alasannya, menyemprotkan bahan-bahan kimia disinfektan langsung ke tubuh manusia bisa membahayakan jika terkena pakaian dan selaput lendir seperti mata dan mulut.

Meski mengakui bahwa bahan-bahan seperti alkohol dan klorin, bisa berguna sebagai disinfektan untuk permukaan benda mati, namun itu harus dilakukan sesuai petunjuk penggunaannya.

Berita Terkait :
Rujab Bupati Sinjai Disemprot Disinfektan

Jgn menyemprot disinfektan langsung ke badan seseorang, karena hal ini bisa membahayakan. Gunakan disinfektan hanya pd permukaan benda-benda,” tulis WHO Indonesia di akunnya.

Cara yang paling aman untuk menghindari infeksi Virus Corona, Covid-19 sejauh ini adalah dengan saling menjaga jarak (phisycal distancing) dan sering-sering mencuci tangan dengan sabun selama 20-30 detik. Sabun atau detergen secara ilmiah efektif merusak selubung Virus Corona.

Kalaupun harus melewati bilik atau chamber disinfektan, pastikan tahu betul jenis bahan kimia yang digunakan dan konsentrasinya. Jangan kaget jika terkadang petugas yang mengoperasikan bilik-bilik tersebut juga tidak tahu disinfektan jenis apa yang mereka gunakan. (asa)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *