Antisipasi Covid-19, Kawasan Wisata Malino Dijaga Ketat

Sejumlah petugas bersiaga di salah titik masuk Kawasan Wisata Malino, Gowa. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Mengantisipasi penyebaran Virus Corona (Covid-19) di Kabupaten Gowa, pemerintah setempat melakukan penjagaan ketat di pintu masuk Kawasan Wisata Malino.

Camat Tinggimoncong, Andry Mauritz, mengatakan, pemeriksaan di tiga pintu masuk wilayahnya itu merupakan tindak lanjut surat edaran Bupati Gowa untuk menutup sementara obyek wisata, termasuk di Malino.

“Kita lakukan pemeriksaan bagi masyarakat yang keluar masuk wilayah kita. Jadi hal-hal yang tidak perlu seperti pengunjung wisata yang akan berwisata ke Malino kita suruh kembali. Tetapi bagi warga tetap diizinkan masuk dengan memperhatikan batasan-batasan,” kata Andry, Sabtu (28/3/2020) sore.

Terkait pedagang hasil bumi dan bahan pokok di Malino, kata Andry, tidak dilarang, namun harus memperhatikan sterilisasi sekitar dan dilakukan pengawasan oleh petugas.

“Pedagang-pedagang yang menjual bahan-bahan pokok untuk konsumsi masyarakat kita dibolehkan. Tapi tentunya harus melakukan sterilisasi seperti penyemprotan disinfektan terhadap kendaraannya, termasuk pengecekan suhu badan,” katanya.

Baca Juga :
Cegah Corona, Masjid Agung Syekh Yusuf Gowa Disemprot Disinfektan

Andry juga mengklarifikasi informasi yang menyebut Malino akan lock down. Yang dilakukan adalah pembatasan orang-orang yang akan masuk ke Malino.

Keputusan lock down,kata Andry, tidak serta merta dikeluarkan tetapi ada aturan mulai dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, hingga ke kecamatan.

Dibeberkan pula kesiapan daerah tersebut dalam penyemprotan massal yang akan dilakukan Pemkab Gowa, Rabu mendatang.

“Kalau untuk kami, para lurah menjadi komando di wilayahnya masing-masing. Jadi, alat-alat yang digunakan termasuk penyemprot pupuk akan dilaporkan di kelurahan dan desa. Semua tetap dalam pengawasan camat,” kata Andry.

Dia berharap, melalui kebijakan yang dilakukan pemerintah kbupaten hingga kecamatan, penularan Covid-19 dapat diminimalisir. (mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *