Siaga Corona, Sinjai Bentuk 13 Posko Terpadu, Ini Harapan Warga

Tim terpadu gugus tugas penanganan Virus Corona (Covid-19) Kabupaten Sinjai. (Foto : Firmansyah/MAKASSARCHANNELCOM)

MAKASSARCHANNEL.COM – Mengantisipasi penyebaran virus Corona (Covid-19) Pemerintah Kabupaten Sinjai sudah membentuk 13 posko terpadu yang ditempatkan di sejumlah titik strategis. Khususnya daerah perbatasan antar-kabupaten.

Salah satu titik yang menjadi perhatian adalah, perbatasan Sinjai dengan Bone. Itu karena arus masuk kendaraan dari daerah tersebut cukup padat sejak menjelang malam.

“Banyak kendaraan yang lewat pak dibandingkan kalau siang,” kata salah seorang warga yang bermukim di dekat posko di perbatasan Sinjai-Bone.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, salah satu penyebab padatnya arus masuk kendaraan di perbatasan tersebut adalah banyak tenaga kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di Malaysia pulang kampung mengguanakan kapal Pelani yang sandar di Pelabuhan Parepare.

Berita Terkait :
Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pemkab Sinjai Lakukan Ini

TKI yang bekerja di Malaysia itu umumnya warga dari Sinjai dan Kabupaten Bulukumba.

“Ini perlu pantauan dan perhatian khusus tim gugus tugas yang bertempat di pos perbatasan Kabupaten Sinjai-Bone, mengingat rentannya penularan virus Corona,” katanya.

“Ini sangat membahayakan . Kita sangat khawatir dengan membeludaknya para pekerja asal Sinjai yang kembali dari Malaysia,” katanya.

Warga berharap pemerintah memberi perhatian khusus di posko perbatasan Bone – Sinjai itu karena ada beberapa yang baru datang dari Malaysia.

“Saya harap pemerintah memperhatikan khusus posko perbatasan ini. Jangan ada yang luput dari pemeriksaan,” katanya. (fir)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *