Aliansi Masyarakat Tanakeke, Protes Rencana Penambangan Pasir Laut di Perairan Takalar

Penyerahan surat protes Aliansi Masyarakat Kepulauan Tanakeke Takalar terkait rencana penambangan pasir laut di Perairan Takalar. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Aliansi Masyarakat Kecamatan Kepulauan Tanakeke, mendatangi Kantor Gubernur Provinsi Sulawesi Selatan, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Selasa (2/12/2019) mengajukan surat protes kepada Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup Sulsel.

Mereka ke kantor gubernur untuk memasukan surat masyarakat Kecamatan Kepulauan Tanakeke, Takalar, yang isinya mendesak pemerintah agar melihat kembali fakta lapangan terkait penambangan pasir laut di Perairan Takalar.

Fakta menunjukan, sekaligus merupakan pelajaran berharga, bahwa dampak penambangan pasir laut yang dilakukan beberapa waktu lalu, di PerairanTakalar, justru ditanggung masyarakat Kecamatan Kepulauan Tanakeke. Merekalah yang terkena dampak lebih besar.

Rilis yang diterima MAKASSAARCHANNELCOM via WhatsApp dari salah satu masyarakat perwakilan aliansi tersebut, Ismail Tato, Selasa (2/12/2019), menyebutkan, masyarakat Kecamatan Kepulauan Tanakeke memprotes rencana penambangan pasir Laut tersebut.

Ismail Tato menegaskan, “Surat protes ditandatangani tokoh masyarakat 5 desa di Kecamatan Kepulauan Tanakeke, sehingga dasarnya sangat kuat untuk dimasukkan sebagai wilayah kena dampak lingkungan.”

Baca Juga :
Di Gowa, Kepala Dusun Jadi Hakim dan Jaksa Eksekusi Sengketa Tanah

Ismail Tato menyebut tujuh alasan yang jadi dasar penolokan rencana penambangan pasir di Perairan Takalar itu. Pertama, Jarak yang sangat dekat dengan area konsesi tambang tidak jauh beda dengan jarak Kecamatan Galut (Galesong Utara).

Kedua, Kepulauan Tanakeke masuk dalam kawasan konservasi. Ketiga, Kepulauan Tanakeke memiliki biota laut yang dilindungi, seperti kuda laut, penyu, ikan duyung, dan terumbu karang, dan lain-lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *