Siapa Tampung Upeti Pengelolaan Puluhan Hektare Empang Milik Pemda Takalar? Dinas Perikanan dan Bagian Ekonomi Saling Tuding

MAKASSARCHANNEL.COM – Beberapa waktu lalu, Redaksi menerima pesan via WhatsApp dari salah satu pegiat LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) Takalar. Tak puas hanya menuliskan suara hatinya melalui pesan, dia menelepon lagi menitipkan harapannya agar masalah tersebut ditelisik karena Takalar memiliki potensi besar namun di sisi lain, rakyatnya banyak yang hidup dalam kemiskinan.

“Takalar punya potensi besar, tetapi rakyatnya miskin. Di saat yang sama, pejabatnya ‘beternak’ mobil mewah,” kata sang penelepon sembari berharap namanya dijaga.

“Tolong jaga nama saya,” katanya sebelum mengakhiri pembicaraann.

Ini pesan yang disampaikan melalui WA, “Pemkab memiliki aset yg produktif tapi tidak menyumbangkan pendapatan untuk daerah.”

Dia menyebut sejumlah contoh aset milik Pemkab Takalar yang dikabarkan dikelola Perusda namun tidak jelas hasilnya. Contohnya, pengelolaan puluhan hektare empang di Kecamatan Mappasunggu dan Kecamatan Mangarabombang. Dalam praktiknya, Perusda tidak pernah mengelola dan menguasai aset pemkab tersebut sesuai MoU dengan Dinas Kelautan dan Perikanan.

Baca Juga :
Iuran BPJS Naik, Penunggak Bisa Kena Denda Rp 30 Juta

Hasil dari hamparan empang milik pemkab yang seharusnya memberi manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat Takalar, dalam laporan keuangannya selalu nihil karena yang mengelolanya konon bukn perusda tetapi orang dekat dengan penguasa.

“Contoh, berpuluh hektar empang yang terletak di kecamatan Mapsu dan Marbo. Dalam pemeriksaan, baik yang dilakukan oleh BPK maupun Polda terhadap Perusda sebagai pengelola sesuai MoU dengan Dinas Kelautan dan Perikanan, ditemukan bahwa Perusda tidak pernah menguasai obyek tersebut sehingga laporan keuangan mereka itu nihil,” ungkapnya.

Dia melanjutkan tulisannya, “Nah, sekarang tugas kita, untuk membongkar kejahatan ini. Bocoran saya kasihki, yang kelola itu orang dekat dari penguasa,” tulisnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *