GMPK Desak DPRD Takalar Berhentikan Anggota Dewan Berstatus Terdakwa, Amiruddin Mami Bilang Begini

Sekjen GMPK Takalar, Ismail Tato. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Organisasi masa GMPK (Gerakan Masyarakat Perangi Korupsi) yang dibina mantan Komisioner KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi), Irjen Pol (Purn) Bibit Samad Rianto, terus mendorong masyarakat agar bersama-sama memerangi korupsi di tanah air tercinta Indonesia.

Gerakan melawan koruptor juga getol dilaksanakan di Takalar. Sekjen GMPK Takalar, Ismail Tato, via pesan WhatsApp kepada Redaksi, Rabu (30/10/2019), menyoroti status terdakwa Amiruddin Mami yang sudah lama tetapi tidak ada tindakan oleh pimpinan DPRD Takalar.

Ismail Tato mengatakan, terkait adanya anggota DPRD terpilih yang menyandang status terdakwa dalam kasus pidana umum atau pidana khusus maka seharusnya diberhentikan sementara karena aturan hukum sudah sangat jelas mengatur hal tersebut.

Baca Juga :
Iuran BPJS Naik, Penunggak Bisa Kena Denda Rp 30 Juta

“GMPK tidak perlu komentar terlalu jauh karena regulasinya sudah sangat jelas mengatur hal tersebut,” kata Ismail Tato yang pernah menjabat Ketua Hipermata (Himpunan Pelajar dan Mahasiswa Takalar periode (2008-2010) ini.

Lanjut Ismail Tato menjelaskan, pasal 200 ayat (1a) dan ayat (4) Undang-undang 23 tahun 2024, menyebut anggota DPRD kabupaten/ kota diberhentikan sementara karena:

a. menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana umum yang diancam dengan pidana penjara paling singkat lima tahun; atau
b. menjadi terdakwa dalam perkara tindak pidana khusus. Ayat (4) anggota DPRD kabupaten/ kota yang diberhentikan sementara tetap mendapatkan hak keuangan tertentu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *