Nunggak Pembayaran Dua Bulan, PLN Segel Listrik KPU Lutim

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Perusahaan Listrik Negara (PLN) menyegel listrik di Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Luwu Timur, sejak Rabu (16/10/2019) sore, karena sudah dua bulan menunggak pembayaran.

Akibatnya, kantor yang berhadapan Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Luwu Timur di Desa Puncak Indah, Kecamatan Malili, gelap gulita, sejak Rabu malam.

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, menyayangkan listrik Kantor KPU Luwu Timur harus disegel karena menunggak sampai dua bulan. Itu bisa mengganggu kinerja lembaga tersebut.

“Wah, keliru itu,” kata Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, Kamis (17/10/2019).

Seharusnya, kata legislator Golkar ini, kejadian tersebut tidak boleh terjadi. Apalagi, tahapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Luwu Timur sedang berjalan. Listrik yang disegel bisa menghambat kerja KPU Luwu Timur.

Baca Juga :
Tim Intelijen Kejagung Amankan Jen Tang

“Ini kan ada uangnya. Seharusnya hal seperti itu dikomunikasikan baik dengan PLN,” tutur anggota DPRD dua periode ini.

Adapun tunggakan listrik tidak dibayar sebab kuasa pengguna anggaran (KPA) sedang kosong di KPU Luwu Timur.

Imbas dari mundurnya Sekretaris KPU Luwu Timur, Zainab yang sampai sekarang belum ada penggantinya. (mun)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *