Bupati Usul Ganti Kadis Dukcapil Takalar, Ini Kata Kepala Ombudsman

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL.COM – Kisruh penggantian Kepala Dinas Dukcapil Takalar, Faridah yang diangkat melalui SK Mendagri 821.22 – 2941 Tahun 2017, kemudian dibatalkan Bupati Takalar Syamsari Kitta melalui SK, nomor: 821/835/BPKSDM/VII/2019, masih menjadi perbincangan hangat publik Takalar.

Kejadian tak lazim dalam hukum tata negara ini berbuntut teguran dari Mendagri melalui Dirjen Dukcapil melalui surat bernomor 820/5894/DUKCAPIL. Dalam surat tersebut, Bupati Takalar diberi waktu 10 hari untuk mengembalikan Faridah ke posisi semula sebagai Kadis Dukcapil Takalar. Namun, teguran itu diabaikan Bupati hingga turun hukuman berupa pemutusan pelayanan online Dinas Dukcapil Takalar.

Melalui “Kesepakatan Jakarta” antara Pemerintah Kabupaten Takalar dan pemerintah pusat, Pemkab Takalar diberi dead line hingga tanggal 9 September 2019, untuk mengembalikan Faridah ke jabatannya.

Bupati Syamsari Kitta, akhirnya taat pada kesepakatan tersebut dengan membuat SK Nomor: 821/544/BKPSDM/IX/2019 tentang Pencabutan Surat Keputusan yang ditandatangani Bupati Syamsari tanggal 9 September 2019.

Baca Juga :
Tantarayya Makin Mantap Maju Di Pilkada Bulukumba

Namun masalah muncul lagi, karena sehari setelah Faridah dikembalikan ke posisi semula sebagai Kadis Dukcapil sesuai perintah Kemendagri, ternyata pada tanggal 10 September 2019 (sehari setelah memenuhi perintah Mendagri), Bupati Takalar membuat lagi keputusan baru berupa usulan tiga nama kepada Mendagri untuk menggantikan Faridah sebagai Kadis Dukcapil Takalar.

Atas permintaan pergantian itu, Kepala Ombudsmen RI Perwakilan Sulawesi Selatan, Subhan, melalui pesan WhatsAap, Kamis (19/9/2019), mengatakan, usuan itu sulit untuk dikabulkan oleh Mendagri.

“Yakinlah, permohonan untuk penggantian Kadis Dukcapil segera setelah Dia aktif kan, tidak akan dikabulkan Dirjen Dukcapil,” beber Subhan.

“Saya sudah komunikasi dengan Dirjen, Dia mau perlihatkan kekuasaan,” tulis Subhan dalam pesannya. (kin)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *