MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Ibu-ibu Komunitas Anak Pelangi belajar ekonomi kreatif di Kelurahan Borong, Kecamatan Manggala, Minngu (24/12/2023).
Ketua Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) Ibu Suriati Tubi menginisiasi kunjungan tersebut, melakukan studi tiru sebagai salah satu langkah meningkatkan kesejahteraan ekonomi dan pemberdayaan ibu-ibu di Lorong Daeng Jakking, Kelurahan Parang Tambung, Kecamatan Tamalate.
Ketua Komunitas Anak Pelangi (K-Apel) Ibu Suriati Tubi, memimpin inisiatif positif dengan melakukan studi tiru di kelompok pemberdayaan ekonomi kreatif binaan Pak Cawi di kelurahan Borong, Kecamatan Manggala.
Dalam kunjungan tersebut, Suriati Tubi bersama ibu-ibu K-Apel Lorong Daeng Jakking menggali wawasan sebagai best practice yang telah sukses diterapkan oleh kelompok binaan Pak Cawi.
Tujuan utama dari studi tiru ini adalah untuk mengembangkan program pemberdayaan yang dapat memberikan dampak positif ekonomi secara signifikan bagi ibu-ibu di Lorong Daeng Jakking binaan Komunitas Anak Pelangi (K-Apel).
Ketua K-Apel Suriati Tubi menyampaikan, “Kami sangat mengapresiasi kontribusi Pak Cawi dan kelompoknya dalam memberdayakan masyarakat di Kota Makassar. Saya bersama ibu-ibu berharap dengan mengadopsi beberapa strategi dan program yang telah terbukti berhasil, kami dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian ibu-ibu di Lorong Daeng Jakking.”
Dia menambahkan, “InsyaAllah, saya bersama ibu-ibu K-Apel Lorong Jakking akan menjalankan kegiatan pemberdayaan berupa bank sampah, tanaman hidroponik, otak-otak, natadecoco, bioflog ikan nila, dan beberapa kegiatan ekonomi lainnya. Terima kasih pada pak Cawi yang bersedia mendampingi kami untuk maju dalam bidang ekonomi.”
Terpisah, Founder Komunitas Anak Pelangi Rahman Rumaday mengatakan, studi tiru ini menjadi langkah konkret dalam membangun sinergi antar-kelompok pemberdayaan masyarakat di Kota Makassar.
“Harapannya, hasil dari kegiatan ini dapat memberikan inspirasi dan motivasi bagi ibu-ibu Komunitas Anak Pelangi untuk terlibat aktif dalam upaya pemberdayaan ekonomi kreatif dan ikatan sosial yang kuat antar ibu-ibu,” ujar pria yang akrab disapa Bang Maman ini.
“Saya akan terus berkonsultasi dengan Pak Cawi terkait kegiatan tersebut dan akan terus memantau perkembangan inisiatif ini dan memberikan informasi lebih lanjut seiring berjalannya waktu,” kata Bang Maman. (ade)











