MAKASSARCHANNEL , MAKASSAR— Pada 23 Juli 2025, seluruh Indonesia merayakan Hari Anak Nasional (HAN) dengan tema “Anak Hebat, Indonesia Kuat Menuju Indonesia Emas 2045.” Momen ini mendorong seluruh elemen bangsa untuk memperkuat komitmen dalam memenuhi hak anak—baik dalam pendidikan dan kesehatan, maupun ruang digital yang aman.
Kemkomdigi Memperluas Pemerataan Akses Digital
Sebagai langkah strategis, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) juga terus memperluas akses digital yang merata dan inklusif. Melalui sejumlah kebijakan, pemerintah:
– Membangun infrastruktur internet di daerah 3T (terdepan, terluar, tertinggal)
– Menyelenggarakan pelatihan literasi digital untuk anak dan keluarga
– Mengembangkan sistem pelindungan daring berbasis regulasi yang ketat
Selain itu, Kemkomdigi mendorong kolaborasi lintas sektor agar anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif dan aman.
Masyarakat Berperan Aktif Menciptakan Lingkungan Digital yang Sehat
Di samping itu, masyarakat juga memainkan peran penting dalam menciptakan ekosistem digital ramah anak. Orang tua, guru, dan komunitas:
– Membimbing anak dalam berinteraksi secara bijak di media sosial
– Memberikan edukasi mengenai privasi dan keamanan daring
– Menyediakan ruang untuk berekspresi dan berkreasi secara konstruktif
Dengan demikian, anak-anak dapat tumbuh sebagai individu yang cerdas secara digital dan tangguh menghadapi tantangan zaman.
Indonesia Emas Dimulai dari Anak Hebat Hari Ini
Seiring peringatan HAN, bangsa Indonesia menegaskan bahwa masa depan gemilang terwujud dari anak-anak yang tumbuh dalam ekosistem positif. Oleh karena itu, pemerintah bersama masyarakat:
– Menanamkan nilai-nilai karakter dan kebangsaan sejak usia dini
– Mengembangkan kreativitas dan daya saing anak melalui inovasi
– Memperkuat sinergi lintas generasi dalam mendukung visi Indonesia Emas 2045***













