Dokter Yeni Purnamasari mengingatkan, pada gelombang ke tiga ini, warga tak perlu panik, karena kesiapan sudah cukup baik. Isoman bagi pasien tidak bergejala hingga rumah sakit tidak penuh dan mampu melayani pasien prioritas dengan gejala berat.
“Tapi perlu juga waspadai kasus pada lansia, memiliki komorbid, dan anak. Pada mereka, 2-10 orang terpapar Covid-19, berisiko terkena penyakit yang kita khawatirkan, di antaranya diabetes,” kata dr Yeni dalam paparan melalui virtual konferensi pers.
Berita Terkait :
LKC Dompet Dhuafa Sulsel Sabet Penghargaan Di Pangkep
“Selain mengaktivasi kembali Crisis Center, dalam waktu dekat, insyaAllah, Dompet Dhuafa juga akan menggulirkan vaksinasi booster. Kami biasanya berkoordinasi bersama puskesmas dengan layanan terpadu, karena memang juga harus melampirkan rujukan-rujukan itu. Jadi sangat mungkin untuk berkolaborasi,” katanya lagi.
Hal senada dikemukakan Kepala Disaster Management Center (DMC) Dompet Dhuafa, Haryo Mojopahit, yang mengatakan, bahwa pandemi ini merupakan bencana non-alam, dan DMC merespons dengan semangat gotong royong kerelawanan.













