BERITA TERKINIRAGAM INFO

Guru Perlu Beri Contoh Kemampuan Literasi Lewat Buku

×

Guru Perlu Beri Contoh Kemampuan Literasi Lewat Buku

Sebarkan artikel ini

“Buku ini merupakan cara menyampaikan ilmu kepada anak didik saya. Jadi, kalau saya mengajar sejarah, tidak lagi mengawang-awang, tapi bisa lebih sederhana dan asyik,” ungkap pria kelahiran Gowa, 6 April 1993 itu.

Dia mengaku, latar belakang sebagai magister sejarah banyak mempengaruhi gaya penulisannya. Dia termotivasi menulis cerpen, setelah karya pertamanya terbit di koran. Setelah itu, dia berusaha giat menulis. Apalagi, menurutnya, latar belakang pendidikannya menarik dieksplor menjadi tulisan.

Berita Terkait :
Sastra Sabtu Sore Jadi Ruang Interaksi Dan Berekspresi

“Saya mau menyampaikan sejarah dalam bentuk cerpen. Jadi ada tujuan mengapa saya menulis cerpen,” lanjut Ilyas Ibrahim Husain yang beberapa cerpennya lahir saat berada di kedai kopi.

Beberapa cerpennya memang lekat dengan sejarah. Misalnya, Di Balik Tingkap Saoraja Arumpone, Sepucuk Surat dari Guru Sejarah untuk Siswanya Nun Jauh di Sana, dan Perjalanan Menuju Pengasingan.

Pembicara M Galang Pratama mengaku mendapat apresiasi sebagai penerbit bisa hadir di acara Sastra Sabtu Sore dan diberi ruang untuk bercerita dan berbagi pengalaman.

Tinggalkan Balasan