MAKASSARCHANNEL, BADUNG BALI – Gubernur Kaltara raih predikat The Best Governor 2026 atas dedikasinya mengarsiteki sinergi, kolaborasi, serta pelayanan publik.
Gubernur Kalimantan Utara (Kaltara), Zainal Arifin Paliwang, menerima penghargaan itu Platinum Hotel Jimbaran Beach, Kabupaten Badung, Bali, Jumat (30/1/2026) malam.
Penghargaan ini merupakan bentuk rekognisi tertinggi atas kepemimpinan Zainal menghadirkan transformasi fundamental, inovasi progresif, serta akselerasi pembangunan yang selaras dengan cita-cita besar Indonesia Maju.
Dewan juri menitikberatkan penilaian pada aspek orisinalitas inovasi kepemimpinan, terutama dalam merajut kemitraan strategis yang harmonis antara Pemerintah Daerah dan Pemerintah Pusat sepanjang periode kepemimpinannya di 2025–2026.
Sesaat setelah menerima trofi kehormatan tersebut, Gubernur Zainal memanjatkan rasa syukur serta apresiasi tinggi atas pengakuan kepada Provinsi Kaltara.
“Apresiasi setinggi-tingginya saya sampaikan kepada Seven Media atas penghargaan yang sangat bermakna ini,” ungkap Gubernur Zainal.
Program Strategis
Bagi mantan Wakapolda Kaltara ini, keberhasilan berbagai program strategis yang tengah berjalan bukanlah prestasi personal, melainkan buah manis dari kuatnya koalisi dan kerja keras kolektif seluruh pemangku kepentingan.
Ia menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi bukti autentik bahwa kolaborasi lintas sektoral adalah kunci utama dalam menggerakkan roda keberhasilan setiap program pemerintah di Bumi Benuanta.
“Melalui sinergi yang kokoh antara daerah dan pusat, berbagai agenda pembangunan tidak sekadar menjadi rencana di atas kertas, melainkan manifestasi nyata yang manfaatnya dirasakan langsung oleh rakyat,” tegas putra Sulawesi Selatan ini.
Pemerataan Aksesibilitas
Ke depan, Menatap masa depan, Zainal mempertegas komitmennya untuk tidak lekas berpuas diri.
Fokus utama Zainal, tetap tertuju pada penguatan kualitas sumber daya manusia serta pemerataan aksesibilitas di setiap sudut wilayah Kalimantan Utara.
“Akselerasi pembangunan SDM, penguatan infrastruktur konektivitas, serta optimalisasi sektor pendidikan dan kesehatan tetap menjadi kompas utama kami demi mendongkrak kesejahteraan masyarakat,” pungkas alumni SMA Negeri 1 Makassar angkatan 1982 itu menutup pernyataannya.
Capaian prestisius ini diharapkan mampu menjadi pemantik semangat dan katalisator bagi seluruh jajaran Pemprov Kaltara untuk terus memacu kualitas pelayanan publik dan pembangunan yang berdampak signifikan bagi khalayak luas. (bas)













