Nara sumber kedua, Dr Eng Muhammad Syahid ST MT dari Fakultas Teknik Unhas, menguraikan pentingnya budaya K3 lahir dan berkembang di kampus-kampus. Generasi masa depan yang diluluskan perguruan tinggi sudah harus berbudaya K3 sehingga mampu membentuk lingkungan tempat kerja yang aman dan nyaman.
Dengan kesadaran ini, katanya, FTUH telah membentuk Unit Pengkajian dan Pengembangan K3 (UP2K3) yang dalam membudayakan K3 di kampus teknik Unhas. Mulai dari pelatihan Ahli K3 Umum untuk dosen dan mahasiswa, penyelarasan kurikulum K3, pembenahan K3 di laboratorium, serta kerjasama Industri.
Baca Juga :
Melongok Pelabuhan Pendaratan Ikan Bontobahari Di Bulukumba
“Kita berharap alumni kita telah siap menerapkan K3 di tempat kerjanya ketika diterima di perusahaan. Saat ini Fakultas Teknik Unhas sedang dipersiapkan sebagai pilot project Kampus berbasis K3,” katanya.
Staf ahli K3 Disnakertrans SulSel, Giawan Lussa, SH., M.Hum. memberikan apresiasi kepada FTUH yang menjadi salah satu kampus yang terdepan dalam menerapkan K3. Bahkan telah mendirikan UP2K3 yang beranggotan lebih dari 20 dosen bersertifikat Ahli K3 yang sebagian besarnya telah bersertifikat sebagai Auditor.
Berhimpunnya para dekan fakultas Teknik khususnya yang ada di Indonesia bagian Timur menjadi sebuah kekuatan untuk ikut berperan mengawal perencanaan, pembangunan, dan pengoperasian segala infrastruktur di Ibu Kota Baru negara. (har)














