BERITA TERKINIRAGAM INFO

DPRD Sulsel Ekspose Ranperda Literasi Aksara Lontaraq

×

DPRD Sulsel Ekspose Ranperda Literasi Aksara Lontaraq

Sebarkan artikel ini

Festival juga menggelar seminar internasional yang melahirkan beberapa rekomendasi, termasuk perlunya menetapkan Hari Aksara Lontaraq. Pemikiran-pemikiran Prof Nurhayati Rahman, peneliti La Galigo, banyak mewarnai kegiatan ini, yang selanjutnya dimasukan ke dalam naskah akademik.

Tim Penyusun Naskah Akademik Ranperda Aksara Lontaraq, Idwar Anwar, menyampaikan pengalamannya menulis buku budaya dan sejarah terkait muatan lokal.

Berita Terkait :
DPRD Sulsel Bahas Utang Proyek Pemprov

Menurut dia, sulit menerapkan muatan lokal secara konsisten, karena tiadanya dasar hukum yang mengikat. Apalagi, tafsir tentang muatan lokal itu beda-beda, bukan yang langsung berhubungan dengan aksara Lontaraq.

Sementara Koordinator Satupena Sulawesi Selatan, Rusdin Tompo, juga menyampaikan pengalamannya sebagai legal drafter. Dia menganggap kegiatan ekspose ini dilakukan pada momen yang bertepatan dengan peringatan Hari Aksara Internasional.

“Hari ini kita memainkan peran kesejarahan, dengan terlibat dalam pembahasan Ranperda Literasi Aksara Lontaraq. Bila nanti jadi Perda defintif, maka akan jadi legacy bagi kita semua,” katanya. (her)

Tinggalkan Balasan