BERITA TERKINIRAGAM INFO

Dompet Dhuafa Hadirkan Chef Aiko Sarwosri Di Kurbanaval

×

Dompet Dhuafa Hadirkan Chef Aiko Sarwosri Di Kurbanaval

Sebarkan artikel ini

Terkait wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang marak beberapa hari terakhir, Dompet Dhuafa memastikan hewan-hewan yang akan dikurbankan bebas dari penyakit apapun.

Kandang-kandang sentra ternak DD Farm Dompet Dhuafa, lanjut Etika, telah diberlakukan pengawasan ketat bekerjasama dengan dinas-dinas pemerintahan terkait juga dokter hewan.
Selain itu, Dompet Dhuafa juga taat kepada segala bentuk instruksi dan ketentuan pelaksanaan kurban oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Chiki Fawzi yang beberapa kali turut melakukan pendistribusian hewan dan daging kurban ke pelosok-pelosok menceritakan, pernah di daerah pelosok di Ronting NTT yang bertahun-tahun tidak ada penyembelihan hewan kurban.

Berita Terkait :
Dompet Dhuafa Gelar Talkshow Asik Tanpa Sampah Plastik

Kedatangan Dompet Dhuafa di daerah tersebut adalah yang pertama kali adanya daging kurban yang dibagikan kepada warga-warga di sana. Selain itu, yang menjadi nilai plus dari program THK Dompet Dhuafa adalah pendistribusian daging dibungkus dengan daun-daun ataupun wadah sebagaimana kearifan lokal setempat. Dengan begitu, ibadah yang luar biasa besarnya ini tak akan mencemari lingkungan.

“Setiap kali ikut distribusi Dompet Dhuafa ke daerah-daerah, saya selalu mendapatkan hal-hal baru yang sangat menarik untuk diceritakan. Yang memorable saat ikut distribusi THK adalah pasti akan ada hal yang membuat kita makin ingin menabung supaya setiap tahun bisa selalu ikut kurban. Karena manfaatnya yang sangat luar biasa,” kata penulis album Dimulai dari Mimpi tersebut.

Sejak dimulainya pada tahun 1994, banyak kebaikan dalam THK Dompet Dhuafa. Jutaan masyarakat miskin telah merasakan nikmatnya pesta daging berkat para pekurban yang percaya kepada Dompet Dhuafa. Ribuan peternak dan petani kecil telah terbantu kesejahteraannya dengan hadirnya THK di daerah-daerah pelosok. (asa)

Tinggalkan Balasan