“Bagaimana membuat kurikulum Covid-19 tidak lagi memindahkan sekolah ke rumah seperti yang terjadi saat ini,” katanya.
Sementara itu Kepala BPPAUD dan Dikmas Sulsel, Drs Arman Agung MPd, mengatakan, guru PAUD harus meng-update kemampuannya. Apalagi, yang dihadapi adalah anak-anak yang harus dipersiapkan memasuki usia sekolah.
Berita Terkait :
BP-PAUD dan Dikmas Sulsel Bantu PD Pasar Makassar Raya
Dia mengatakan, pendidik perlu berinovasi agar tetap bisa melakukan pembelajaran terhadap anak PAUD di masa pandemi Covid-19 ini. Karena situasinya sangat berbeda.
“Kita tengah berada dalam New Normal Pandemi Covid-19 yang istilahnya telah diperbarui menjadi Adaptasi Kebiasaan Baru,” katanya.
Sebelumnya, Kepala Sub Bagian Tata Usaha BPPAUD dan Dikmas Sulsel, Hernawati Syam S.Psi, MA, menginformasikan bahwa peserta Bimtek PTK dan PAUD angkatan III ini berbeda dibandingkan dengan dua angkatan sebelumnya.
Peserta yang diundang Bimtek di angkatkan ini adalah guru-guru yang lembaganya sudah terakreditasi A atau B. Harapannya, selama pelatihan tidak lagi berbicara soal kurikulum, tetapi lebih fokus kepada pengayaan. (har)













