Sementara Fadli Andi Natsif mengutip ayat Alquran yang menyatakan bahwa Allah akan mengangkat derajat orang yang beriman dan berilmu. Karena itu, penting untuk membaca. Bahkan, ada perintah membaca, Iqra, yang merupakan inti literasi. Dengan membaca, seseorang akan bertambah wawasan dan dapat bersikap kritis terhadap informasi yang diperoleh.
Dosen UIN Alauddin, Makassar, ini mengaku selalu membeli dan membawa buku. Di beranda Facebook-nya dia pernah menulis, dirinya merupakan pembeli buku, penulis buku, pembaca buku, dan sekali-kali menjual buku. Dia termasuk dosen yang selalu menganjurkan mahasiswa membeli buku. Supaya mahasiswa punya kebiasaan membaca dan kaya referensi.
Penikmat kopi yang tumbuh dan besar di lorong ini, mengapresiasi buku Green Tea dan Bunga. Menurutnya, buku yang ditulis dari postingan di beranda Facebook ini perlu ditiru, karena banyak yang bagus dan layak didokumentasikan menjadi buku.
Berita Terkait :
Panggung Puisi Di Perayaan 11 Tahun Komunitas Anak Pelangi
Rusdin Tompo, mengungkapkan pengalamannya menjadi editor buku MasaDPan Makassar, Dinamika Demokrasi dan Pemerintahan. Dia tertarik mengumpulkan tulisan-tulisan tentang pilkada Makassar dan 100 hari masa pemerintahan Wali Kota Makassar-Wakil Wali Kota Makassar, periode 2014-2019, Moh Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal, setelah istilah lorong menjadi jargon politik.
Menurut penulis buku yang juga dikenal sebagai aktivis anak itu, lorong sebagai sisi lain potret masyarakat kota, punya cerita menarik. Contohnya, kisah pendampingan anak di salah satu gang di Jakarta yang kesulitan belajar lantaran kebiasaan menonton TV dan tidak ada ruang bermain bagi mereka. Kegiatan pemberdayaan kemudian dilakukan dengan pendekatan seni drama/teater.
Dia memotivasi K-Apel dan dampingannya untuk menulis cerita-cerita kegiatan mereka. Ada banyak kisah menarik dan inspiratif dari anak-anak dan ibu-ibu yang layak ditulis dan dibukukan.
Diskusi Buku, Lorong, dan Kota ditutup dengan pembacaan puisi oleh Harfia berjudul Bawa Aku Kembali karya Rahman Rumaday. Acara dilanjutkan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. (her)











