Sementara itu, Bupati Takalar dalam sambutannya mengatakan, seluruh protokol pencegahan dan penanganan Covid-19 berjalan dengan baik. Sesuai data, pasien yang dinyatakan positif corona di Kabupaten Takalar ada dua dan sementara mendapat perawatan di Rumah Sakit Padjonga Dg Ngalle.
“Dengan penerapan social distancing dan physical distancing berdampak pada pendapatan masyarakat di Kabupaten Takalar, oleh karena itu hampir semua sawah sudah selesai dipanen dan kami menyegerakan untuk mengolah kembali dan kita bisa memenuhi kebutuhan yang ada di Kabupaten Takalar,” jelas Bupati Takalar.
Berita Terkait :
Cegah Tahanan Tertular Covid-19, Polres Takalar Lakukan Ini
Samsari juga memerintahkan seluruh OPD dan camat yang menganggarkan biaya untuk jaring pengaman sosial agar menyediakan kebutuhan pokok untuk membeli kebutuhan sembako di Takalar saja untuk menyelamatkan hasil panen rakyat.
Bantuan yang diserahkan menteri pertanian adalah, 30 pcs alat pelindung diri, 1000 masker, dan 288 sabun kesehatan.
Hadir dalam kunjungan Menteri SYL itu Dirjen Pertanian, Direktur Ketahanan Pangan, Staf Ahli Menteri, Wabup Takalar, anggota Forkopimda Takalar, Sekda Takalar, pimpinan OPD Takalar, Kabag Humas dan Protokol Setda Takalar dan mantan Wakil Bupati Takalar Andi Makmur A Sadda. (kin)














