MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – CEO PT Alburuj Tourism, H Muh Arwadi, menemui Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Laupe, Jumat (20/3/2020).
Pada pertemuan berlangsung di Rumah Jabatan Polda Sulsel, H Muh Arwadi memperkenalkan program untuk memfasilitasi anggota kepolisian berangkat umrah.
Alburuj menyiapkan kemudahan untuk anggota kepolisian se-Sulsel melaksanakan umrah. Melalui program tersebut, dapat disesuaikan kemampuan bayar.
Arwadi mengaku, sudah jelaskan semua mekanisme dan kisaran harga ke Kapolda Sulsel tentang program ini yang intinya untuk memudahkan anggota polisi berangkat umrah.
“Alhamdulillah, Pak Kapolda memberikan lampu hijau program kami. Semoga segera terlaksana,” harap Arwadi melalui rilisnya, Jumat (20/3/2020) malam.
Saat ibadah umrah terhenti sementara, katanya, Alburuj tetap melakukan sosialisasi dan menawarkan paket umrah ke perusahaan, PNS, TNI/ Polri, dan masyarakat umum.
Itu dilakukan untuk mempersiapkan lebih awal penjadwalan pemberangkatan jamaah umrah.
Kerja Sama Garuda
“Insyaallah Alburuj dan Garuda akan jalin kerja sama untuk penerbangan Makassar ke Jeddah dan Madinah. Kerja sama Alburuj dan Kapolda Sulsel rencana gunakan pesawat Garuda terbaru,” katanya.
Arwadi mengklaim, Kapolda Mas Guntur Laupe merespons tawaran tersebut dan mempersilakan Alburuj menyosialisasikan program umrah ke anggota kepolisian dengan cara Alburuj Tourism menyiapkan booth khusus dan memberikan informasi.
“Supaya anggota bisa tahu infonya, programnya, siapkan saja boothnya. Saya rasa ini bagus supaya anggota yang belum umrah bisa laksanakan ibadah dengan kemudahan yang diberikan,” kata Irjen Pol Mas Guntur Laupe seperti dikutip dari rilis tersebut.
Disebutkan, Kapolda Mas Guntur Laupe saat menyambut tamunya agak berbeda dari biasanya. Kali ini tamunya disambut dengan salam tanpa bersentuhan.
“Karena kondisinya begini, virus corona, kita masing-masing menjaga. Jadi kita salaman begini sambil tertawa sembari mempersilakan tamunya duduk,” kata Kapolda Mas Guntur Laupe.
Keputusan Kerajaan Arab Saudi
Arwadi dan Irjen Pol Mas Guntur Laupe diskusi ringan tentang dampak virus corona terhadap pelaksanaan ibadah umroh. Diskusinya sangat cair.
Dia memberikan pendapatnya tentang keputusan Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menutup pintu pelaksanaan umrah untuk seluruh negara.
Keputusan ini dianggap tepat Arab Saudi untuk mencegah penularan virus corona di kalangan jamaah umroh. Apalagi saat melakukan tawaf.
“Sebenarnya Arab Saudi sangat siap untuk menghadapi virus corona. Tapi mereka lebih memikirkan pencegahan sehingga pintu umrah ditutup sementara,” kata Arwadi. (din)













