Misalnya, di Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan, pendaftar di awal pada gelombang pertama (28 Februari – 24 Mei 2019) bisa menghemat biaya pembayaran sumbangan pembangunan sekitar Rp 80 juta dari total pembayaran Rp 330 juta.
Berbeda pembayarannya jika calon mahasiswa baru mendaftar di gelombang kedua (25 Mei – 6 Juli 2019), hanya bisa menghemat biaya SPP sekitar Rp 40 juta dari total pembayaran SPP Rp 330 juta.
Sedangkan cmaba yang baru mendaftar pada gelombang ketiga atau gelombang terakhir (27 Juli – 6 September 2019), mereka bayar full biaya SPP sebesar Rp 330 juta.
Bahrun Amin menambahkan, pihak panitia menyiapkan tiga gelombang penerimaan mahasiswa baru 2019.
Gelombang pertama, dimulai 28 Februari-24 Mei 2019, gelombang kedua dibuka, 25 Mei-6 Juli 2019 dan gelombang ketiga dimulai 27 Juli-6 September 2019. (rls/ira)













