Dijelaskan pula, terkait pembejalaran tatap muka tersebut, setiap sekolah diwajibkan mempersiapkan persyaratan sesuai protokol kesehatan Covid-19.
Peralatan dimaksud Jasrum adalah, fasilitas cuci tangan di setiap ruangan, ada disinfektan untuk disemprot, thermo gun, kurikulum pelaksanaan PBM, handsanitizer, masker siswa dan guru serta ficeshielda, dan toilet harus bersih.
Berita Terkait :
Pemdes Buangin Lutra Jadikan Sekolah Sebagai Tempat Karantina Pemudik
Terkait rencana pembukaan kembali sekolah tersebut, sejumlah orang tua murid yang ditemui di daerah pengungsian korban bencana banjir bandang, umumnya masih ragu dan berharap pemerintah mempertimbangkannya secara matang.
Wasri, salah pengungsi yang anaknya duduk di kelas IX SMPN 4 Masamba misalnya, mengatakan, untuk sementara sebaiknya, sistem pembelajaran berjalan saja seperti sekarang ini.
“Ada ji beberapa guru yang mengunjungi muridnya di tenda pengungsian,” katanya. (yus)













