BERITA TERKINIRAGAM INFO

Buku Maharku: Pedang Dan Kain Kafan Jadi Medium Dakwah

×

Buku Maharku: Pedang Dan Kain Kafan Jadi Medium Dakwah

Sebarkan artikel ini

Lily Rachim, melihat buku ini dari sudut pandang egalitarianisme yang mencontohkan tentang kesetaraan laki-laki dan perempuan. Itu tergambar pada diri Esti yang terlihat mandiri, bukan saja terkait sisi ekonomi tetapi juga dalam pengambilan keputusan.

Sebagai pegiat isu gender, Lily Rachim melihat bahwa keputusan untuk menikah itu dilakukan setara. Bila prosesnya tidak setara, justru posisi laki-laki dan perempuan sama-sama dirugikan.

Berita Terkait :
Kisah Taaruf Founder Komunitas Anak Pelangi Siap Naik Cetak

Dalam masyarakat patriarki, katanya, tidak banyak perempuan yang punya posisi sosial seperti Esti. Pernikahan itu sejatinya kasih sayang, dan esensi mahar itu, berdasarkan teori-teori, sesungguhnya adalah kasih sayang.

“Buku ini layak sebagai hadiah kepada teman-teman yang belum menikah. Bahkan kepada orang yang berlainan agama agar paham tentang konsep taaruf,” kata aktivis yang bergabung di Solidaritas Perempuan Anging Mammiri (SP-AM) itu.

Melalui buku ini pembaca memperoleh pemahaman terkait taaruf yang justru membuktikan bahwa kedua orang yang akan menikah, punya independensi bukan intervensi.

Tinggalkan Balasan