Perjuangan Anto Salam mengelola bisnis baksonya, barangkali bisa menjadi kisah inspiratif untuk menjadi pengusaha bakso sukses. Bakso King Sinjai.
Tentu saja, sukses pengusaha bakso yang akrab disapa Anto King ini tidak terlepas dari jatuh bangun dirinya mengelola bisnis bakso di Kabupaten Sinjai.
Mengawali usahanya pada tahun 2018, kini berkembang pesat dan memiliki puluhan cabang yang tersebar di seluruh kecamatan di Sinjai.
Bahkan, usahanya itu sudah merambah ke beberapa kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan.
Saat menjadi narasumbsr dalam dialog interaktif di Studio Sinjai TV, Jumat (25/7/2025), Anto menceritakan kisah perjalanannya yang jatuh bangun dalam merintis usaha tersebut yang dia beri brand Bakso King.
Gagal Berkali-Kali
Untuk mencapai kesuksesan seperti saat ini, Anto King mengaku pernah gagal berkali-kali, namun itu tak lantas membuatnya menyerah.
Ia terus melakukan berbagai inovasi dan mendengarkan saran maupun masukan agar produk bakso buatannya dapat diterima oleh pelanggan.
“Pertama kali saya buatnya pake tangan sehingga hasilnya ada yang bentuknya gepeng, lonjong. Rasanya juga kadang terlalu asin serta teksturnya terlalu lembek,” jelas Anto King.
Modal awal dari usaha ini, kata Anto, hanya Rp200 ribu untuk membeli 2 kg daging per hari. Modal ini dia tabung dari pekerjaan yang dia geluti pada saat itu sebagai MC ( Master Of Ceremony) pada setiap acara.
“Alhamdulillah dari modal awal 200 ribu rupiah, sekarang modal yang kami putar setiap hari berkisar 8 juta rupiah untuk membeli lebih dari 100 kilo daging sapi,” ungkap Anto.
Dukungan Rumah Produksi
Kesuksannya saat ini, kata Anto, tidak lepas dari dukungan berbagai pihak. Termasuk dari Pemerintah Kabupaten Sinjai yang telah memberikan rumah produksi lengkap dengan peralatannya yang berada di Sentra Produksi Hasil Peternakan di Kecamatan Sinjai Selatan.
Tidak hanya itu, saat ini ada tiga rumah produksi yang telah dibangun untuk mendukung usaha bakso yang dijalankan saat ini.
Selain rumah produksi dari bantuan Pemerintah, pihaknya juga mendirikan rumah produksi di Komplek Dinas Perhubungan Sinjai Kelurahan Bongki dan satu lagi rumah produksi di Jalan Stadion Kelurahan Biringere.
“Jadi masing-masing rumah produksi ini beda-beda jenis olahan baksonya. Di Sentra Produksi Kecamatan Sinjai Selatan khusus untuk bakso kemasan, rumah produksi Bongki khusus untuk bakso pentolan dan di rumah produksi di jalan Stadion itu khusus untuk pengolahan bakso kotak dan tahu,” tutur Anto.
Dalam setahun terakhir ini, usaha Bakso King melebarkan sayapnya dengan membuka usaha katering yang siap melayani acara pernikahan, Aqiqah maupun syukuran.
“Biasanya dalam acara pesta pernikahan, ulang tahun atau aqiqah kami diminta untuk menyiapkan hidangan bakso, porsinya di atas 150 orang,” tambah Anto.
Kepada sesama UMKM yang baru merintis usaha, Anto memberi pesan agar jangan menyerah dan tidak berputus asa, walaupun banyak kompetitor yang berjualan bakso, ia yakin rezeki sudah diatur oleh Yang Maha Kuasa. ***
*) Haeran Ahmad, Kontributor MAKASSARCHANNEL.COM di Sinjai, Sulawesi Selatan













