BERITA TERKINIPOLKUMHAM

ASN Maros Libur

×

ASN Maros Libur

Sebarkan artikel ini
ASN Maros libur, Rabu (12/2/2025), akibat banjir yang merendam jalan protokol dan sejumlah bangunan kantor pemerintahan.

MAKASSARCHANNEL, MAROSASN Maros libur, Rabu (12/2/2025), akibat banjir yang merendam jalan protokol dan sejumlah bangunan kantor pemerintahan.

Bupati Maros, Chaidir Syam, mengatakan kondisi banjir saat ini masih tinggi dan menggenangi sejumlah perkantoran, sehingga ASN Maros libur.

“Kita liburkan perkantoran di Pemkab Maros hari ini karena melihat kondisi banjir yang masih cukup tinggi dan kantor-kantor masih digenangi air,” ujar Chaidir Syam.

Bupati mengaku telah menginstruksikan seluruh perangkat daerah dan camat di Maros untuk menyesuaikan kegiatan kerja dengan situasi bencana ini.

“Hari ini, kegiatan aktivitas perkantoran diliburkan sampai situasi dan kondisi kembali kondusif dan aman. Semoga bencana ini segera berlalu dan Maros kembali pulih,” tutur Bupati Chaidir.

Sekolah Belajar Online

Untuk sekolah di Maros, Bupati mengimbau melaksanakan pembelajaran secara daring (online).

“Sejak kemarin kita menghimbau supaya persekolahan dilakukan dengan daring atau diliburkan di hari ini,” lanjut Bupati.

Saat ini, 14 kecamatan di Kabupaten Maros seluruhnya terendam banjir karena tingginya curah hujan bertepatan dengan air pasang.

Chaidir menyebutkan, kondisi ini lebih parah dibandingkan dengan banjir pada akhir tahun 2019 dan 2024 lalu.

Ketinggian air kini mencapai 2 meter di daerah pesisir dan bantaran sungai, seperti yang terjadi di Kecamatan Maros Baru dan Kecamatan Lau.

Seluruh Kecamatan Terendam Banjir

Sebagai informasi, hujan deras dengan insitas tinggi, menyebabkan banjir rendam seluruh kecamatan di Maros, Selasa (11/2/2025).

Kondisi itu menyebabkan arus lalu lintas di pusat kota Kabupaten Maros macet total.

BPBD Maros telah menurunkan tim gabungan dari pemerintah daerah dan relawan terus memantau situasi, terutama di wilayah terdampak parah.

Bupati Maros, Chaidir Syam, saat mengunjungi lokasi banjir di Buttatoa Selatan mengatakan, ketinggian air yang merendam pemukiman warga mencapai 1 hingga 2 meter.

“Kami sudah mengirimkan tim ke masing-masing wilayah untuk memantau kondisi dan memberikan bantuan,” ujar Chaidir saat meninjau banjir di Buttatoa Selatan dan Jembatan Sungai Maros, Kecamatan Turikale, Selasa (11/2/2025).

Pemerintah Kabupaten Maros telah mendirikan pos siaga di setiap kantor desa untuk membantu warga terdampak.

Posko utama di kantor BPBD Maros juga mulai mengumpulkan data daerah terisolasi untuk menentukan langkah lebih lanjut, termasuk distribusi bantuan.

Meski saat ini belum ada warga yang dievakuasi, Chaidir mengimbau masyarakat, terutama yang tinggal di bantaran sungai, agar lebih waspada.

Berdasarkan laporan BMKG, cuaca ekstrem diperkirakan akan berlangsung hingga 16 Februari, dengan potensi air pasang pada sore hingga malam hari.

“Kami berharap semua pihak bisa mengantisipasi dengan baik. Posko siaga akan beroperasi 24 jam untuk memastikan keselamatan warga,” tegasnya. (din)

Tinggalkan Balasan