BERITA TERKINIPOLKUMHAM

ASN Batal Lagi Pindah Ke IKN

×

ASN Batal Lagi Pindah Ke IKN

Sebarkan artikel ini
Aparat Sipil Negara, ASN batal lagi pindah ke IKN Agenda ini sudah mundur beberapa kali. Awalnya, pemerintah agendakan ASN pindah ke IKN, September 2024. Namun molor ke Januari 2025.
Aparat Sipil Negara, ASN batal lagi pindah ke IKN (Ibu Kota Nusantara) di Kalimantan Timur.

MAKASSARCHANNEL, MAKASSARAparatur Sipil Negara, ASN batal lagi pindah ke IKN (Ibu Kota Nusantara) di Kalimantan Timur.

Agenda ini sudah mundur beberapa kali. Awalnya, pemerintah agendakan ASN pindah ke IKN, September 2024. Namun molor ke Januari 2025.

Sekarang agenda itu molor lagi, setelah terbit surat Menteri PAN-RB Rini Widyantini bernomor : B/380/M.SM.01.00/2025 tertanggal 24 Januari 2025.

Menurut Rini, penundaan itu karena beberapa faktor, di antaranya belum selesainya penataan organisasi dan tata kerja di sejumlah kementerian/ lembaga, serta belum rampungnya pembangunan gedung perkantoran dan unit hunian di IKN.

Telan Investasi APBN Rp89 Triliun

“Mengenai waktu final pemindahan ASN ke IKN akan diberitahukan kemudian,” demikian Rini dalam surat tersebut, sehingga ASN batal lagi pindah ke IKN.

Sebagai informasi, hingga akhir Januari 2025, pembangunan IKN Tahap I kurun 2022-2024 telah menelan investasi APBN senilai Rp89 triliun.

Rinciannya, Batch I telah mencapai 97,2 persen, Batch II sebesar 81,1 persen, dan Batch III baru mencapai 32,1 persen.

Untuk proyek yang menggunakan anggaran non-APBN dari Kementerian PU, perkembangannya mencapai 92 persen yang terdiri dari 16 paket pekerjaan konstruksi.

Kondisi IKN

Pembangunan infrastruktur IKN menunjukkan kemajuan signifikan. Rumah Tapak Jabatan Menteri (RTJM), misalnya, mulai penuh tanaman hijau.

Terkait kebutuhan perumahan menteri, ada penambahan jumlah RTJM di IKN sebanyak 12 unit, sehingga total akan menjadi 48 unit.

Penambahan ini berkaitan dengan jumlah menteri di Kabinet Merah Putih Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto yang mencapai 48.

Saat ini, rumah menteri yang telah selesai di IKN baru 36 unit, sesuai jumlah kabinet sebelumnya.

Penjelasan Kepala OIKN

Kepala OIKN Basuki Hadimuljono menegaskan, pentingnya penambahan tersebut. Progres ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk membangun infrastruktur yang mendukung pemerintahan dan kehidupan masyarakat di IKN.

Infrastruktur berikutnya yang telah selesai adalah Plaza Bhinneka yang menggenapi ruang terbuka publik di IKN.

Kemudian Swissotel Nusantara yang merupakan hotel bintang lima perdana di Ibu Kota Nusantara.

Hotel ini telah diresmikan pada Agustus 2024 dan beroperasi menyambut tamu yang ingin mengunjungi atau berbisnis di IKN.

Selanjutnya, Rumah Sakit Hermina dan Rumah Sakit Mayapada Nusantara yang menggenapi kebutuhan akan fasilitas kesehatan yang juga sudah beroperasi. (bas)

Tinggalkan Balasan