BERITA TERKINIPOLKUMHAM

Anjing Pelacak Cari Korban Pesawat ATR 42-500

×

Anjing Pelacak Cari Korban Pesawat ATR 42-500

Sebarkan artikel ini
Tim SAR Gabungan turunkan anjing pelacak cari korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Pangkep, Rabu (21/1/2026)

MAKASSARCHANNEL, PANGKEPTim SAR Gabungan turunkan anjing pelacak cari korban pesawat ATR 42-500 di kawasan Gunung Bulusaraung, Pangkep, Rabu (21/1/2026).

Penurunan anjing pelacak (K9) ini sempat tertunda akibat cuaca ekstrem yang melanda lokasi pencarian selama beberapa hari terakhir.

Kapolres Pangkep, AKBP Muh Husni Ramli, mengklaim, mendapat tambahan bantuan berupa tim K9 dari Ditsabhara Polda Sulsel untuk memperkuat upaya pencarian di medan ekstrem.

“Kita ada tambahan bantuan tim yaitu tim K9 dari Ditsabhara Polda Sulsel,” ujar AKBP Muh Husni Ramli.

Ia mengaku, setibanya di lokasi, tim K9 langsung berangkat menuju Pos 9 atau daerah puncak Gunung Bulusaraung.

“Semoga bisa membantu dan mendukung pencarian korban,” tutur Husni.

11 Personel

Tim K9 yang diturunkan terdiri dari 11 personel bersama satu ekor anjing pelacak.

Fokus pencarian diarahkan ke area serpihan pesawat yang telah diidentifikasi sebelumnya.

“Lokasi fokus di daerah serpihan pesawat dan dikoordinasikan dengan tim di atas untuk membantu mendukung fasilitas menurunkan anjing ini ke lokasi serpihan,” ujarnya.

Menurutnya, K9 tersebut memiliki kemampuan khusus dalam mendeteksi keberadaan jenazah sehingga diharapkan dapat memberikan hasil maksimal dalam pencarian.

“Kita punya harapan besar karena memang punya spesifikasi terkait mayat sehingga harapannya K9 ini bisa sampai di lokasi dan mendukung pencarian,” jelas Husni.

AKBP Muh Husni Ramli juga mengungkapkan alasan keterlambatan penurunan K9 ke lokasi pencarian disebabkan oleh kondisi cuaca yang tidak memungkinkan.

Kondisi Cuaca

Dia mengatakan, “Kenapa K9 ini baru bisa diturunkan itu karena kondisi cuaca yang memungkinkan hari ini baru bisa diturunkan.”

Ia menambahkan, selama beberapa hari terakhir tim SAR di atas menghadapi kesulitan luar biasa akibat cuaca dan medan yang berat.

“Karena kita lihat beberapa hari ini kondisi tim di atas setengah mati untuk sampai di lokasi,” ujarnya.

Dia menambahkan, “Hari ini dipastikan juga sama tim di atas K9 sudah bisa naik jadi baru bisa dikirim.”

Ke depan, koordinasi dengan Basarnas akan terus dilakukan. Jika keberadaan K9 dinilai sangat membantu, pihak kepolisian membuka kemungkinan penambahan personel dan anjing pelacak dari Polda Sulsel.

“Tiap hari kita berkoordinasi dengan Basarnas, jika K9 ini sangat mendukung kami akan minta pertambahan dari Polda Sulsel,” jelasnya. ***

Tinggalkan Balasan