BERITA TERKINIPEMERINTAH DAERAHRAGAM INFO

Angkatan 82 SMAN1 Bulukumba Dukung Pemecahan Rekor MURI Minum Kopi

×

Angkatan 82 SMAN1 Bulukumba Dukung Pemecahan Rekor MURI Minum Kopi

Sebarkan artikel ini
Alumni Angkatan 82 SMAN1 dukung pemecahan Rekor MURI minum kopi gula aren terbanyak yang akan berlangsung di Pantai Merpati Bulukumba
DUKUNG PENUH - Koordinator Alumni Angkatan 82 SMAN 1 Bulukumba di Makassar, Dr Musdalifah Mahmud (kiri) mendukung penuh gagasan Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KMB) memecahkan Rekor MURI minum gula aren terbanyak. Aksi tersebut akan berlangsung di Pantai Merpati Bulukumba, Sabtu, 25 Oktober 2025 sore. (Foto : Ist)

MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Alumni Angkatan 82 SMAN1 Bulukumba dukung pemecahan Rekor MURI minum kopi gula aren terbanyak.

Agenda aksi pemecahan Rekor MURI itu akan berlangsung di Pantai Merpati Bulukumba, Sabtu, 25 Oktober 2025.

Kerukunan Masyarakat Bulukumba (KMB) bersama sejumlah komunitas dan brand lokal menggagas even berskala nasional tersebut.

Kegiatan yang bakal menghadirkan ribuan orang ini, merupakan rangkaian Festival Pinisi ke-XV.

Koordinator Alumni Angkatan 82 SMAN1 Bulukumba Makassar, Dr Musdalifah Mahmud menyatakan dukungan terhadap gagasan Kerukunan Masyarakat Bulukumba memecahkan Rekor MURI tersebut.

Kopi Khas Bulukumba

Event bertajuk Minum Kopi Gula Aren Terbanyak ini menargetkan partisipasi 5.000 orang dan bakal menjadi salah satu peristiwa minum kopi terbesar di Sulawesi Selatan.

Kopi yang jadi bahan baku utama dalam pemecahan rekor tersebut merupakan varietas khas Bulukumba, yaitu Kopi Kahayya.

Komoditas kopi khas Bulukumba itu, tumbuh di ketinggian 1.200 meter di atas permukaan laut dan terkenal memiliki karakter unik hasil perpaduan arabika dan robusta.

Kopi Kahayya akan diseduh dengan metode tubruk tradisional berpadu dengan gula aren. Cara minum kopi yang telah lama menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Bulukumba.

Ajang Promosi

Kegiatan ini juga menjadi ajang promosi bagi pelaku usaha kopi lokal, dari warung kopi, kafe, hingga UMKM, untuk menggunakan biji kopi asli Bulukumba dan mendorong kesejahteraan petani daerah.

Ketua Badan Khusus Perwakilan KM Bulukumba Sulsel, Hendra Pachri, mengatakan, kegiatan tersebut bukan sekadar pemecahan rekor, tetapi juga upaya memperkuat identitas dan kebanggaan terhadap kopi lokal.

“Bulukumba adalah salah satu daerah dengan potensi kopi luar biasa di selatan Sulawesi Selatan,” ujar Hendra yang juga Ketua IKA SMAN 1 Bulukumba itu.

Kegiatan ini diharapkan tak hanya memecahkan rekor, tetapi juga memperkuat citra Bulukumba sebagai salah satu daerah penghasil kopi berkualitas di Indonesia.

Tentang Kopi Kahayya

Mayoritas warga Desa Kahayya bekerja sebagai petani kopi. Seiring popularitas kopi Kahayya, pemerintah desa kian serius mengembangkan potensi kopi sebagai sebuah komoditas andalan.

Pada awal tahun 2000-an, kopi Kahayya hanyalah sebuah komoditas biasa di Bulukumba. Petani di Kahayya lebih memilih menjual hasil panen kopinya dalam bentuk biji ke pasar lokal.

Selain itu, dahulu petani di Kahayya tak menjadikan kopi sebagai komoditas utama, karena memang kalah bersaing nilai ekonominya dengan komoditas lainnya semisal cengkih dan kakao.

Keuletan beberapa komunitas lokal yang intens memperkenalkan Kopi Kahayya di berbagai even, kini kopi Kahayya sudah memiliki daya saing tinggi hingga ke mancanegara.

Kopi Kahayya sangat khas. Bagi penikmat kopi, akan merasakan aroma samar nangka saat menyeruput kopi. ***

Tinggalkan Balasan