BERITA TERKINIPEMERINTAH DAERAHPOLKUMHAM

Imran TANTARAYYA Paparkan Program Kesejahteraan Petani

×

Imran TANTARAYYA Paparkan Program Kesejahteraan Petani

Sebarkan artikel ini
Bakal Calon Bupati Bulukumba, Imran TANTARAYYA paparkan program kesejahteraan petani pada konvensi Partai Hanura di Bulukumba.

MAKASSARCHANNEL, BULUKUMBA – Bakal Calon Bupati Bulukumba, Imran TANTARAYYA paparkan program kesejahteraan petani pada konvensi Partai Hanura di Bulukumba.

DPD Partai Hanura Sulawesi Selatan menggelar konvensi di Kantor DPC Partai Hanura Bulukumba, Senin (3/2/2020).

Konvensi yang dibuka oleh Dr Ir Affandy Gusman Aris SE MM mewakili Ketua DPD Hanura Sulsel. Hadir figur bakal calon (Balon) Bupati Bulukumba.

Salah satu balon yang hadir di hajatan tersebut adalah Imran Manroso yang akrab disapa TANTARAYYA.

Mantan Kasrem 142/Tatag itu memaparkan konsepnya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Bulukumba.

Ratusan Jalan Tani

Kepada media ini, alumni SMA Negeri 1 Bulukumba tersebut, mengungkapkan program yang dia sampaikan dalam konvensi Partai Hanura di Bulukumba.

TANTARAYYA berjanji, jika ditakdirkan menjadi Bupati Bulukumba melalui Pilkada 2020, program unggulan tahun pertama pemerintahannya adalah, pengadaan 10 unit alat berat di setiap kecamatan dan Program RAJALANTA akronim Ratusan Jalan Tani.

Dia akan mensinergikan kedua program itu untuk mensejahterakan masyarakat, khususnya petani di Bulukumba.

“Kedua program ini, saling mendukung dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya petani,” tegas Imran TANTARAYA.

Atasi Kekeringan

Dengan ketersedaiaan alat berat di setiap kecamatan, lanjut Imran, banyak hal yang bisa dilakukan oleh pemerintah untuk membantu meningkatkan kesejehteraan petani.

Misalnya, dengan ketersediaan alat berat maka dengan mudah kita bisa membuat irigasi untuk sawah-sawah dan perkebunan yang selama ini selalu kekeringan.

“Pembuatan irigasi bisa dilakukan kapan saja, tanpa mengganggu atau menunggu pembiayaan dari APBD. Kenapa? Karena alat berat sudah ada dan milik kita sendiri. Jika irigasi lancar, maka diharapkan petani yang sawahnya selama ini hanya mengandalkan air hujan, sudah bisa melakukan panen dua kali setahun,” urai mantan Kasrem 142/Tatag Mamuju berpangkat letkol ini.

Tak Ganggu APBD

Selanjutnya, kata pria kelahiran Kecamatan Herlang Bulukumba ini, adalah program RAJALANTA atau Ratusan Jalan Tani.

Ini juga merupakan salah satu program unggulan TANTARAYYA untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Artinya, jalan tani harus diperbanyak dan dibuat di desa-desa sebagai sarana penghubung antara rumah petani dengan kebunnya yang terletak agak jauh.

Pembuatan ratusan jalan tani ini, juga tidak perlu lagi mengganggu APBD. Sebab sarana pendukung utamanya adalah alat berat yang sudah tersedia.

“Nah, kita kan sudah punya alat berat sendiri 10 unit dan tersedia di setiap kecamatan. Salah satu funsi alat berat ini adalah membuat irigasi dan jalan tani setiap hari tanpa membebani APBD,” kata Imran.

Artinya, alat punya sendiri, operator dijadikan tenaga kontrak, BBM didukung ADD desa, sehingga program ini sangat mudah terwujud.

Setelah jalan terhubung ke sawah-sawah dan kebun maka petani tidak perlu lagi menggunakan kuda sebagai alat angkut pupuk atau hasil panen karena motor sudah bisa sampai ke sawah atau kebun.

Bila ini sudah terwujud, otomatis biaya produksi petani mulai dari penanaman sampai panen bisa ditekan karena jalan sudah tersedia. Secara matematik berarti pendapatan para petani Bulukumba bisa meningkat.

“Tapi inipun bisa terwujud bila dilandasi dengan komitmen yang kuat oleh seorang pemimpin,” tegas Imran TANTARAYYA. (zul)

Tinggalkan Balasan