BERITA TERKINIRAGAM INFO

Terkendala Cuaca dan Medan, Tim SAR Masih Berusaha Evakuasi Jenazah Pramugari Pesawat ATR

×

Terkendala Cuaca dan Medan, Tim SAR Masih Berusaha Evakuasi Jenazah Pramugari Pesawat ATR

Sebarkan artikel ini

MAKASSARCHANNEL, PANGKEP – Jenazah pramugari Pesawat ATR 42-500 yang ditemukan Senin siang, hingga Selasa (20/1/2026) petang masih di lereng jurang puncak Gunung Bulusaraung, Pangkep Sulawesi Selatan.

Cuaca buruk dengan kondisi medan yang berat menjadi kendala Tim SAR gabungan mengevakuasi jenazah pramugari yang ditemukan Senin (19/1/2026)) siang itu.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Lagi Satu Korban Pesawat ATR

Sementara jenazah korban yang pertama ditemukan Minggu (18/1) dengan jenis kelamin telah berhasil dievakuasi.

Jenazah yang belum terindentifikasi itu hingga Selasa sore (20/1) telah tiba di Kampung Lampesu, Desa Rompegading, Kecamatan Cenrana, Kabupaten Maros.

Baca Juga: Pihak IAT Akui Ada Masalah Teknis Pesawat ATR 42-500 Sebelum Jatuh

Danrem 142/Toddopuli Brigjen TNI Andre Clift Rumbayan di Posko SAR gabungan, Desa Tompobulu, Kecamatan Balocci, Selasa (20/1) petang menjelaskan jenazah pramugari masih di lereng jurang.

Menurut Andre, jenazah pramugari pesawat ATR ditemukan Senin siang di jurang dengan kedalaman 400 meter.

Baca Juga: Tim SAR Temukan Satu Korban Jatuhnya Pesawat ATR

Hingga Selasa petang, jenazah korban ditarik mendekati sekitar 100 meter dari puncak Gunung Bulusaraung.

“Posisi jenazah kedua perempuan ini masih di lereng. Tetapi yang kemarin itu di kedalaman 400. Sampai sore hari ini ketinggian tinggal 100 meter lagi ke puncak,” jelas Andre kepada wartawan.

Baca Juga: Pesawat ATR Jatuh di Gunung Bulusaraung, TNI Terjunkan Kopasgat

“Tim evakuasi kita berusaha sekuat mungkin sampai ke puncak,” sambung Brigjen Andre Rumbayan.

Andre mengatakan kondisi hujan badai menjadi tantangan utama tim SAR sejak pagi.

“Kondisi hujan lebat, pasti lelah, tapi kita tetap semangat secepatnya bisa membawa jenazah ini,” kata Andre.

Baca Juga: SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR 42-500

Pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport hilang kontak saat terbang dari Bandara Adisutjipto Yogyakarta Sabtu pagi pekan lalu menuju Makassar.

Sedianya pesawat itu timba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sabtu (17/1/2026) pukul 12:20 Wita.

Baca Juga: Ini Daftar Penumpang Pesawat ATR yang Hilang

Namun pesawat tersebut diinformasikan hilang kontak di wilayah Kabupaten Maros sudah dekat dengan Bandara Hasanuddin.

Pesawat ditemukan jatuh di kawasan puncak Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Minggu (18/1).

Pada Minggu siang, Tim SAR menemukan satu jenazah laki-laki.

Baca Juga: Indonesia Air Transport Hilang Kontak Di Maros Bersama 8 Kru

Kemudian Senin (19/1) siang Tim SAR kembali menemukan satu korban dengan jenis kelamin perempuan.

Korban terindentifikasi sebagai pramugari pesawat yang jatuh bernama Florensia Lolita melalui ID card yang masih melekat di jenazahnya. ***

Tinggalkan Balasan