MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sebanyak 24 guru di Makassar ikut pelatihan Bakal Calon Kepala Sekolah (BCKS) di Karebosi Primier Hotel Makassar.
Sebagai informasi, Balai Besar Guru dan Tenaga Kependidikan (BBGTK) Sulsel menyelenggarakan pelatihan BCKS selama sepuluh hari, mulai 31 Agustus 2025.
Dari 239 guru yang mengikuti pelatihan BCKS itu, 24 orang di antaranya berasal dari berbagai sekolah di Makassar.
BBGTK Sulsel menargetkan 240 peserta dari seluruh kabupaten dan kota se Sulsel, namun yang hadir hanya 239, karena 1 orang mundur.
Direktur Kepala Sekolah dan Pengawas Sekolah dan Tenaga Kependidikan (KSPSTK) Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTKPG) Kemendikdasmen, Dr Iwan Junaidi MPd membuka pelatihan tersebut.
110 Jam Pelajaran
Hadir dalam pembukaan tersebut antara lain, Kepala BBGTK Sulsel Dr Arman Agung MPd, KabagUmum BBGTK Sulsel Drs Harisman.
Hadir pula Kepala Balai Bahasa Sulawesi Selatan, Sekretaris Dinas Pendidikan Sulawesi Selatan, dan Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman.
Materi pelatihan terdiri atas materi pokok dan materi penunjang yang akan memanfaatkan 110 jam pelajaran.
Pelatihan diberikan melalui dua metode, mandiri terbimbing, tatap muka, serta kunjungan ke salah ke satuan pendidikan.
Kunjungan Ke Sekolah
“Dinas Pendidikan Kota Makassar sudah merekomendasikan sekolah yang akan dikunjungi peserta pelatihan,” kata Harisman.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar Achi Soleman kepada media ini mengatakan, sekolah yang akan dikunjungi peserta pelatihan adalah SMPN 1 Makassar.
Nara sumber yang bakal memberi pelatihan antara lain, Ketua PGRI Sulsel Prof Dr Hasnawi Haris dan sejumlah akademisi, serta nara sumber internal BBGTK Sulsel.
Berikut rincian daerah asal dan jumlah guru yang ikut pelatihan BCKS di Hotel Karebosi Premier Makassar, tanggal 31 Agustus 2025 hingga tanggal 9 September 2025:
1.Jeneponto 7 orang
2.Selayar 5 orang
3.Bulukumba 8 orang
4.Bantaeng 4 orang
5.Takalar 8 orang
6.Barru 11 orang
7.Gowa 24 orang
8.Palopo 2 orang
9.Luwu 9 orang
10.Toraja Utara 5 orang
11. Tana Toraja 9 orang
12.Luwu Timur 2 orang
13.Lutra 5 orang
14.Soppeng 10 orang
15.Pinrang 18 orang
16.Waji 11 orang
17.Sidrap 9 orang
18.Bone 22 orang
19.Enrekang 9 orang
20.Maros 6 orang
21.Makassar 24 orang
22.Pangkep 4 orang
23.Pare 2 orang
24.Sinjai 14 orang
25.Sulsel 12 orang yang merupakan guru SMK dan SMA. ***













