MAKASSARCHANNEL – Hanya satu orang dari 242 penumpang, selamat dari jatuhnya pesawat Air India setelah lepas landas di Bandara Sardar Vallabhbhai Patel, Ahmedabad, Gujarat, India, Kamis (12/6/2025).
Penumpang selamat dengan keajaiban itu adalah Vishwash Kumar Ramesh (40) warga negara Inggris keturunan India.
Mengunjungi Keluarga
Mengutip berita Hindustan Times, Vishwash hendak kembali ke Inggris dengan menumpang pesawat Air India nomor penerbangan AI171 tujuan London itu.
Vishwash berada di Ahmedabad bersama saudaranya Ajay Kumar Ramesh (45) mengunjungi keluarga.
Di dalam pesawat Ajay duduk di baris yang berbeda dengan Vishwash.
Saat diwawancarai Hindustan Times, Vishwash, Vishwash mengatakan belum mengetahui nasib saudaranya itu. Ia memohon agar cepat mendapatkan saudaranya Ajay.
Detik-deti Jatuhnya Pesawat
Setelah ditemukan selamat, Vishwash menjalani perawatan di Rumah Sakit Sipil, Asarwa di Ahmedabad. Vishwash menceritakan detik-detik pesawat itu mengalami kecelakaan.
Vishwash mengatakan baru beberapa puluh detik pesawat lepas landasan, ia mendengar suara keras di pesawat jenis Boeing 787-8 Dreamliner itu.
“Tiga puluh detik setelah lepas landas, terdengar suara keras dan kemudian pesawat jatuh. Semua terjadi begitu cepat,” ungkap Vishwash.
Setelah pesawat jatuh, Vishwash mengaku sudah tak sadar. Ketika ia sadar dan bangun, sudah melihat banyak mayat di sekitarnya.
“Ketika saya bangun, ada banyak mayat di sekitar saya. Saya takut. Saya berdiri dan berlari. Ada serpihan pesawat di sekitar saya. Seseorang memegang saya dan memasukkan saya ke dalam ambulans dan membawa saya ke rumah sakit,” cerita Vishwash.
Jatuh di Pemukiman
Seperti diberitakan sebelmnya, pesawat naas itu jatuh di area pemukiman dekat Bandara menimpa asrama mahasiswa B.J. Medical College.
Hingga Kamis dini hari, sedikitnya 204 jenazah telah ditemukan. Lebih dari 50 orang luka-luka dirawat di rumah sakit.
Di antara penumpang yang korban, ada mantan kepala menteri Gujarat, Vijay Rupani, yang sampai Kamis malam masih dicari keluarganya di rumah-rumah sakit. ***













