MAKASSARCHANNEL, PANGKAJENE KEPULAUAN – Hujan deras disertai angin kencang rusak 20 rumah warga Segeri Pangkep, Minggu (92/2025) subuh.
Rumah warga yang rusak akibat hujan dan angin kencang itu terletak di Desa Parenreng dan Desa Takku, Kecamatan Segeri, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan.
Sekretaris BPBD Pangkep, Muhammad Arsyad, mengatakan, angin kencang terjang rumah warga sekira pukul 05.00 Wita.
Hujan deras dan angin kencang itu menyebabkan atap yang umumnya menggunakan bahan seng beterbangan.
“Kejadiannya saat subuh, pemilik berada di rumah masing-masing,” kata Arsyad.
Meski atap rumah puluhan warga di dua desa tersebut beterbangan terkena angin kencang, namun tak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.
Arsyad belum bia menyebut kerugian materil yang dialami warga akibat musibah tersebut.
Pohon Tumbang
Arsyad juga mengatakan, sudah tiga hari terakhir ini, cuaca buruk terjadi di Kabupaten Pangkep.
“Berdasarkan data BMKG kondisi ini akan berlangsung hingga Maret mendatang,” sebut Arsyad sembari mengimbau masyarakat agar berhati-hati.
Musibah akibat hujan dan angin kencang juga menyebabkan pohon tumbang di beberapa tempat. Seperti di Kecamatan Pangkajene dan di Kecamatan Minasatene.
Dua pohon di Kecamatan Minasatene tumbang menutupi badan jalan, sementara di Kecamatan Pangkajene menimpa sebuah gerobak bakso milik warga.
“Yang di Pangkajene menimpa gerobak bakso, kami perkirakan kerugiannya sekitar Rp2 juta,” beber Arsyad.
Ia mengatakan, telah menurunkan 10 personel untuk mengevakuasi pohon tumbang untuk melancarkan aktivitas. Mereka menggunakan alat chainsaw dan parang.
“Jika pohonnya tidak terlalu besar, proses evakuasi itu berlangsung 1-2 jam, namun jika pohon besar maka proses evakuasi bisa sampai 3 jam,” ungkap Arsyad. ***













