BERITA TERKINIEDUKASIUncategorised

Tim BBGP Sulsel Tiba Di Sapuka Kawasan Pulau Terluar Sulsel

×

Tim BBGP Sulsel Tiba Di Sapuka Kawasan Pulau Terluar Sulsel

Sebarkan artikel ini
oppo_0

MAKASSARCHANNEL, PULAU SAPUKA PANGKEP – Rombongan Tim BBGP Sulsel Kemendikdasmen tiba di Sapuka, salah satu pulau di kawasan terluar dan terpencil Kabupaten Pangkep, Sulsel, Minggu, 17 November 2024 pagi.

Saat tiba, rombongan yang dipimpin Kepala Bagian Umum BBGP Sulsel Drs Harisman disambut dengan tarian khas selamat datang Sulsel, Tari Paduppa.

Balai Besar Guru Penggerak Sulsel Kemendikbud Sulsel ke Pulau Sapuka Kecamatan Liukang Tangngayya menggelar Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru dan Tenaga Kependidikan Pulau Terluar Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan, selama tiga hari.

Rombongan Tim BBGP Sulsel Kemendikdasmen ke Pulau Sapuka menggunakan jasa angkutan laut KM Sabuk Nusantara 52 milik Kementerian Perhubungan yang dioperasikan PT Pelni.

Setelah menempuh perjalanan sekira 32 jam dari Dermaga Maccini Baji Kabupaten Pangkep, Jumat (15/11/2024) malam, rombongan tiba di Dermaga Sapuka, Kecamatan Liukang Tangngayya, Minggu (17/11/2024) pagi.

Sebelum tiba di Dermaga Pulau Sapuka, kapal perintis KM Sabuk Nusantara 52 mampir di beberapa pulau menurunkan dan menaikkan penumpang.

Pulau yang disinggahi adalah; Pulau Balo-Baloang, Pulau Sumanga, dan Pulau Matalang.

Di semua pulau yang disinggahi itu, kapal tidak sandar di dermaga. Penumpang yang turun dan naik harus pindah ke kapal kayu berukuran lebih kecil yang sandar di sisi KM Sabuk Nusantara 52.

Kapal lego jangkar di setiap pulau persinggahan antara 20 sampai 30 menit kemudian melanjutkan perjalanan ke pulau tujuan berikutnya.

Di dekat Pulau Matalang, kapal singgah lebih lama dibandingkan di pulau lain.

Salah seorang kru kapal menjelaskan, kapal “parkir” sekira lima jam itu mereka lakukan agar kapal tiba di Dermaga Sapuka pagi, untuk memudahkan penumpang.

“Itu untuk menyesuaikan kondisi rombongan bapak-bapak yang baru berkunjung ke Pulau Sapuka,” kata pria berkacamata tersebut.

Sesuai agenda, rangkaian Bimtek
peningkatan kompetensi PTK di wilayah terluar Sulawesi Selatan di Pulau Sapuka ini akan diisi materi dari Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pangkep dengan materi Kebijakan Peningkatan Kompetensi PTK.

Setelah coffee break, dilanjutkan dengan materi Growth Mindset Bagi PTK Wilayah Terluar.

Malam harinya, berlangsung silaturahmi dengan masyarakat dan pemerintah setempat.

Keesokan harinya, diisi materi; Menjadi Guru Profesional Wilayah Terluar Sulawesi Selatan dan Model-model pembelajaran wilayah terluar, serta Pembelajaran berbasis otak, pembelajaran mendalam (deep learning).

Materi selanjutnya, tentang PKG PJOK, strategi pembelajaran kelas rangkap, pencegahan kekerasan di satuan pendidikan, serta optimalisasi komunitas belajar untuk wilayah terluar. (re)

 

Tinggalkan Balasan