MAKASSARCHANNEL.COM – Ketua DPD I Partai Golkar Sulsel, Taufan Pawe bicara mahar Pilkada 2024 bagi bakal calon kepala daerah.
Salah satu bacagub Sulsel itu mengatakan, Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto, memberikan pengarahan kepada para calon kepala daerah se-Indonesia.
Pembahasan dalam pertemuan yang berlangsung di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Sabtu (6/5/2024) itu menurut Taufan adalah Pilkada 2024.
Taufan Pawe mengatakan, dalam pertemuan itu, Airlangga Hartarto ingin memastikan partai sukses menghadapi Pilkada Serentak, termasuk Pilgub Sulsel 2024.
Itu menunjukkan komitmen Golkar mempersiapkan kader-kader terbaik bertarung di Pilkada Serentak 2024.
“Intinya, dikumpulkan semua bakal calon kepala daerah dan bakal calon wakil kepala daerah agar mempersiapkan diri,” kata Taufan, Minggu (7/4/2024).
Tanpa Mahar
Mantan Wali Kota Parepare itu menegaskan, tidak akan ada biaya apapun untuk bacalon, termasuk dalam Pilgub Sulsel.
Dia menekankan komitmennya menjaga integritas dan transparansi dalam proses politik. Taufan Pawe bicara mahar Pilkada tidak ada.
“Jadi pada kesempatan itu, saya sebagai ketua DPD I mempertegas tidak ada mahar-mahar terhadap kader yang mendapat rekomendasi maju Pilkada,” klaim Taufan Pawe.
Itu upaya konkret Partai Golkar memastikan proses pencalonan berlangsung adil dan merata bagi semua calon. Tanpa tekanan finansial yang membebani.
Taufan Pawe tegas menyampaikan bahwa partainya tidak akan mentolerir praktik mahar politik oleh kader-kadernya.
Tindakan Tegas
Partai akan menindak tegas setiap kader yang terlibat dalam praktik mahar tersebut.
“Kalau ada yang melakukan praktik mahar politik, sampaikan saja. Saya akan laporkan ke DPP Golkar untuk dijatuhkan sanksi,” tegas Taufan.
Ketum Airlangga Hartarto menurut Taufan Pawe menegaskan kepada bakal calon bahwa tidak ada praktik mahar politik.
Itu ditekankan sebagai bagian dari komitmen Partai Golkar menjaga integritas dan transparansi dalam penentuan calon untuk Pilkada mendatang.
Langkah ini mengindikasikan upaya serius partai dalam memastikan calon dipilih benar-benar mewakili kepentingan rakyat. Tanpa pengaruh eksternal seperti mahar politik.
Tidak terpengaruh gerakan-gerakan di bawah yang seolah-seolah, Golkar masih ada mahar.
“Jadi saya sebagai ketua DPD I (Golkar Sulsel) menegaskan tidak ada mahar terhadap kader yang dapat rekomendasi,” kata Taufan Pawe.
Kader yang akan bertarung di Pilkada harus turun langsung ke masyarakat mengenali lebih dekat kebutuhan dan aspirasi rakyat.
Kemudian DPP Golkar mengevaluasi. Penilaian itu akan menjadi dasar untuk menentukan apakah kader pantas atau tidak maju dalam Pilkada.
Siapkan 37 Kader Sulsel
Partai Golkar menyiapkan 37 kader maju di Pilkada Serentak 2024. Lima di antaranya, dipersiapkan maju Pilgub Sulsel.
Kelimanya adalah; Nurdin Halid, Taufan Pawe, Adnan Purichta Ichsan, Indah Putri Indriani, dan Ilham Arief Sirajuddin.
Partai Golkar menyiapkan juga 32 nama maju sebagai calon bupati, calon wali kota, dan calon wakil bupati.
Hal itu tertuang dalam surat yang diterbitkan DPP Golkar tertanggal 4 April 2024 bernomor Sund-359/Golkar/IV/2024. Mereka adalah :
Ketua DPD I Golkar Sulsel Taufan Pawe, Waketum Golkar Nurdin Halid, dan mantan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin.
Bupati Gowa Adnan Purichta Ichsan dan Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani. DPP mengundang mereka sebagai bakal calon gubernur Sulsel.
Selain bacagub Sulsel tersebut, ada juga kader Golkar yang disiapkan sebagai calon kepala daerah di 24 kabupaten/ kota di Sulsel.
Ketua DPD Golkar mendominasi daftar, di antaranya Ketua DPD II Golkar Barru Mudassir Hasri Gani, Ketua Golkar Makassar Munafri Arifuddin, dan Ketua Golkar Parepare Ernawati Taufan.
Mereka ke Jakarta berdasarkan surat dari DPP Golkar yang diteken Wakil Ketua Umum Ahmad Doli Kurnia Tandjung dan Sekjen Lodewijk F Paulus.
Bakal Calon Gubernur Sulsel 2024
1.Taufan Pawe
2.Adnan Purichta Ichsan
3.Indah Indriani Putri
4.Ilham Arief Sirajuddin
5.Nurdin Halid
Bakal Calon Bupati/Wali Kota :
1.Bantaeng ; Muh Fathul Fauzi Nurdin Abdullah
2.Barru ; Mudassir Hasri Gani dan Andi Ina Kartika Sari
3.Bone ; Andi Rio Padjalangi
4.Bulukumba ; Jamaluddin Syamsir dan Nirwan Arifuddin
5.Enrekang ; Muhammad Irfan
6.Gowa ; Muhammad Nasir
7.Jeneponto : Ikram Ishak Iskandar dan Islam Iskandar.
8.Selayar : Muhammad Nasir Ali
9.Luwu : Patahudding
10.Luwu Timur : Andi Akbar Leluasa dan Aripin
11.Luwu Utara : M Basir
12.Maros : Suhartina Bohari
13.Pangkep : Andi Ilham Zainuddin
14.Pinrang : Usman Marham
15.Sidrap : Zulkifli Zain
16.Sinjai : A Kartini Ottong
17.Soppeng : Syahruddin M Adam, A Ikram Kaswadi, dan Luthfi Halide
18.Takalar : Zulham Arif
19.Tana Toraja : Victor Datuan Batara dan Theofilus Allorerung
20.Toraja Utara : Yohanis Bassang
21.Wajo : Baso Rahmanuddin
22.Makassar : Munafri Arifuddin
23.Palopo : Rahmat Masri Bandaso dan Nurhaeni
24.Parepare : Erna Rasyid Taufan. (bas)













