MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sulawesi Selatan menyalurkan bantuan 215 pasang baru listrik dan 207 lampu hemat energi dari Kementerian ESDM.
Bantuan tersebut berupa Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) 215 unit rumah dan 207 unit Lampu Tenaga Surya Hemat Energi (LTSHE).
Program BPBL warga kurang mampu di lima kabupaten di Sulawesi Selatan masing-masing Sidrap, Soppeng, Takalar, Wajo, dan Enrekang.
Sedangkan bantuan LTSHE untuk masyarakat Kecamatan Pulau Sembilan, Kabupaten Sinjai.
Diketahui, BPBL adalah program Kementerian ESDM untuk memberikan sambungan listrik gratis bagi rumah tangga tidak mampu, dengan sistem on grid (dual sistem, jaringan PLN dan listrik energi terbarukan).
Sedangkan LTSHE adalah program pemerintah melalui Kementerian ESDM untuk menyediakan lampu penerang di daerah 3T (Terpencil, Tertinggal, Terluar) yang belum tersentuh listrik PLN, berupa perangkat panel surya kecil.
Pemerataan Kebutuhan Dasar Listrik
Mengutip situs resmi Pemprov Sulsel, Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Selatan, Andi Eka Prasetia, program ini memenuhi kebutuhan dasar energi listrik.
Selain itu untuk mendorong pemerataan akses energi di seluruh wilayah Sulawesi Selatan.
Baca Juga: Perusahaan Vietnam Bangun Listrik Tenaga Matahari di Sulsel
“Melalui program BPBL dan LTSHE, pemerintah ingin memastikan masyarakat di wilayah terpencil dan kepulauan, dapat menikmati listrik. Untuk menunjang aktivitas ekonomi, pendidikan, dan kesejahteraan,” jelas Andi Eka, Kamis (25/12/2025).
Bertahap
Andi Eka menjelaskan, pelaksanan program BPBL secara bertahan mulai dari tahapan survei dan verifikasi calon penerima manfaat sejak Juni 2025.
Selanjutnya, pemasangan instalasi listrik mulai Juli 2025 hingga Oktober-November 2025, yang ditandai dengan penyerahan bantuan secara langsung kepada masyarakat penerima.
Untuk bantuan LTSHE 207 unit untuk Kecamatan Pulau Sembilan di Kabupaten Sinjai.
Bantuan ini untuk memenuhi kebutuhan listrik berbasis energi terbarukan di wilayah yang belum terjangkau jaringan listrik PLN.
Bantuan LTSHE tersebut tersebar di dua desa, yakni Desa Pulau Padaelo sebanyak 162 unit dan Desa Pulau Persatuan sebanyak 45 unit.
Andi Eka mengharapkan program ini menjadi solusi transisi energi sekaligus menjamin akses listrik yang berkelanjutan bagi masyarakat kepulauan.
Ia mengharapkan bantuan BPBL dan LTSHE ini mampu mendukung percepatan pencapaian rasio elektrifikasi 100 persen di Sulawesi Selatan.
Meningkatkan pemanfaatan Energi Baru Terbarukan (EBT), serta membuka peluang tumbuhnya kegiatan ekonomi masyarakat di wilayah kepulauan dan daerah terisolasi. ***













