MAKASSARCHANNEL, MAKASSAR – Sebanyak 17 pejabat Pemkab Bulukumba ikut assessment center di Pusjar SKMP Makassar LAN RI, Senin (29/12/2025).
Humas Pusat Pembelajaran dan Strategi Kebijakan Manajemen Pemerintahan Makassar, Adekamwa, mengatakan, kegiatan berlangsung dua hari, Senin (29/12/2025) dan Selasa (30/12/2025).
Pusjar SKMP Makassar LAN RI merancang assessment center untuk memetakan potensi dan kompetensi calon pimpinan birokrasi secara objektif.
Bagi pemerintah daerah, tahapan ini menjadi krusial di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Pelaksanaan assessment center dalam rangka Seleksi Terbuka Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
Ini merupakan lanjutan dari seleksi terbuka yang Pemerintah Kabupaten Bulukumba sampaikan melalui Pengumuman Nomor 01/PANSEL-JPTP/XII/2025 tertanggal 6 Desember 2025.
Lima Jabatan Kosong
Ke-17 pejabat yang ikut assesmen itu bakal mengisi lima jabatan lowong. Yakni; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran;
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu; Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Perhubungan;
Serta Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.
Bagi pemerintah daerah, tahapan ini menjadi krusial di tengah meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap layanan publik yang responsif, transparan, dan berorientasi pada hasil.
Sistem Merit ASN
Kepala Balai Layanan Pemetaan Kompetensi LAN Makassar, Sudarmi Narwis SE MM, menegaskan bahwa penerapan assessment center merupakan mandat reformasi birokrasi sebagaimana diamanatkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang Aparatur Sipil Negara.
Melalui pendekatan ini, pengisian jabatan pimpinan tidak lagi bertumpu pada pertimbangan administratif semata, melainkan pada kapasitas riil aparatur.
Tujuan utama asesmen ini adalah memperoleh gambaran objektif mengenai potensi dan kompetensi para calon Jabatan Pimpinan Tinggi Pemerintah Kabupaten Bulukumba.
“Seluruh tahapan tes dirancang saling terintegrasi agar hasil penilaian optimal,” ujar Sudarmi Narwis di Ruang Pettarani, Gedung Pusjar SKMP LAN.
Kepada Tim Humas Pusjar SKMP LAN Makassar, Sudarmi Narwis, menjelaskan, asesmen berlangsung dua hari dengan tahapan saling berkesinambungan.
Hari pertama, peserta mengikuti simulasi tertulis meliputi problem analysis, leaderless group discussion, dan in-tray exercise.
Kegiatan itu untuk menguji kemampuan analisis kebijakan, kepemimpinan, serta pengambilan keputusan dalam situasi kerja nyata.
Hari kedua, peserta mengikuti rangkaian psikotes, mencakup tes kepribadian, inteligensi, dan inventori psikologis.
“Psikotes ini dilaksanakan setelah peserta memperoleh waktu istirahat memadai agar kondisi fisik dan mental berada dalam keadaan optimal,” jelas Sudarmi.
Penerapan sistem merit melalui assessment center diharapkan mampu melahirkan pimpinan birokrasi yang profesional dan berintegritas, sehingga kebijakan dan layanan publik yang dihasilkan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.
Sorotan Publik
Di sesi pembukaan, Sekda Bulukumba Muh Ali Saleng SH MSi, mengingatkan peserta bahwa tantangan kepemimpinan birokrasi semakin terbuka di hadapan publik.
Arus informasi yang cepat, menurut Ali Saleng, membuat setiap kekeliruan layanan mudah terpantau masyarakat.
“Masyarakat sekarang semakin cepat melaporkan layanan publik. Karena itu, Bapak dan Ibu harus membuka mata dan telinga selebar-lebarnya,” ujar Ali Saleng.
Ia menekankan pentingnya integritas, kolaborasi, dan komunikasi yang efektif, baik di dalam unit kerja maupun lintas perangkat daerah.
Menurutnya, kesalahan bisa terjadi, tetapi risiko harus ditekan melalui kerja sama dan tata kelola yang baik.
“Jabatan adalah amanah. Berikan yang terbaik dalam seluruh proses ini, dan jangan berkecil hati apabila hasilnya tidak sesuai dengan harapan,” kata Ali Saleng.
Menuju Birokrasi Profesional
Ali Saleng menyampaikan apresiasi kepada Pusjar SKMP LAN, khususnya Balai Layanan Pemetaan Kompetensi LAN Makassar, atas dukungan fasilitas dan penyelenggaraan asesmen.
Ia berharap seleksi ini mampu melahirkan pimpinan birokrasi yang profesional, berintegritas, dan pada akhirnya menghadirkan layanan publik yang lebih baik bagi masyarakat Bulukumba.
Melalui fasilitasi assessment center ini, LAN meneguhkan perannya sebagai penggerak penguatan sistem merit dan pengembangan kepemimpinan birokrasi di daerah.
Dengan pendekatan yang Bigger melalui legitimasi kelembagaan, Smarter melalui instrumen pemetaan kompetensi yang objektif dan terukur, serta Better melalui tata kelola yang inklusif dan akuntabel, LAN mendorong lahirnya ASN yang kompeten dan berintegritas.
Upaya ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan LAN RI dalam mewujudkan birokrasi profesional yang berorientasi pada peningkatan kualitas layanan publik, sejalan dengan tagline ASN Kompeten, Rakyat Sejahtera. (bas)













